Jakarta, Aktual.com – Afghanistan mendapatkan serangan bom dengan menewaskan 11 anak-anak dan melukai 20 orang lainnya. Serangan bom menggunakan becak motor.

Dilansir Associated Press, Juru bicara pemerintah setempat, Wahidullah Jumazada mengatakan, peristiwa itu terjadi pada tengah hari yang terjadi di Distrik Gilan, Provinsi Ghazni.

Jumazada menuturkan, bom itu disembunyikan di sebuah becak motor yang berpura-pura menjadi pedagang.

Sampai saat ini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas teror tersebut.

Insiden itu terjadi setelah Pimpinan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Mark Milley, menggelar pertemuan dengan para perwakilan Taliban di Doha, Qatar.

Mereka membahas soal kesepakatan dari sisi militer terkait perjanjian damai AS dan Taliban pada Februari lalu.

Aksi kekerasan di Afghanistan semakin meningkat dalam beberapa bulan belakangan. Padahal, kelompok Taliban dan pemerintah tengah menggelar perundingan damai di Qatar, guna mengakhiri peperangan yang berlangsung selama puluhan tahun.(RRI)

(Warto'i)