Bupati Jember Hendy Siswanto, saat pelepasan Tim Penyalur Bansos Sembako. Foto/Aziz
Bupati Jember Hendy Siswanto, saat pelepasan Tim Penyalur Bansos Sembako. Foto/Aziz

Jember, Aktual.com – Ditengah pemberlakukan PPKM Darurat, banyak masyarakat yang terimbas dari dampaknya, sehingga makin hari semakin mengurangi pendapatan.

Apalagi bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman), harus putar otak untuk memenuhi kebutuhan sehari – harinya.

Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Jember menyalurkan Bantuan Sosial Sembako untuk memenuhi warganya yang sedang menjalani isoman.

Seperti yang berlangsung di depan Pemkab Jember, Sabtu (27/07) pagi, secara simbolis melepas penyaluran bantuan sosial sembako Bupati Jember H. Hendy Siswanto, dengan didampingi Forkompinda.

Menurut Bupati Hendy, penyaluran bansos sembako ini sebagai dampak pemberlakuan PPKM Darurat, dengan harapan bisa meringankan warganya serta nantinya yang akan menyerahkan ke warga yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Kita semua merasakan, bagaimana dampak dari PPKM Darurat ini, terlebih saat ini pemerintah pusat memperpanjang penerapannya sampai akhir Juli, hari ini secara simbolis kami Forkopimda melepas tim penyaluran bansos yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak, terutama mereka yang menjalani isolasi mandiri,” ujarnya.

Selain itu, bupati juga menuturkan jika dalam waktu dekat bantuan dari Kementerian Sosial juga akan diterima Pemkab Jember yang nantinya akan juga dibagikan kepada masyarakat, selain beras cadangan dan bansos dari pihak lain yang hari ini mulai didistribusikan.

“InsyaAllah dalam waktu dekat, kemungkinan 2 atau 3 hari lagi, bantuan untuk masyarakat terdampak PPKM Darurat dari Kemensos akan tiba di Jember, jumlahnya sekitar 172 ribu paket sembako, dan ini nanti akan kita bagikan kepada masyakarat terdampak yang ada di beberapa wilayah di Kabupaten Jember,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menghimbau agar masyarakat tetap patuh dan mentaati PPKM Darurat dengan mengurangi mobilitas, agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jember bisa dicegah, sehingga situasi bisa kembali normal.

“Kuncinya hanya satu agar PPKM Darurat ini berhasil, dan kehidupan kembali normal, yakni masyarakat harus manut, sekali lagi manut dengan apa yang sudah di intruksikan pemerintah, bagaiamanapun juga PPKM Darurat ini sudah sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

(Aminudin Aziz)

(Nusantara Network)