Jakarta, Aktual.co — Bupati Hengky Kayame dukung tim penyelidikan Komisi Nasional dan Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) dalam mencari fakta terkait kasus kekerasan yang mengakibatkan empat warga sipil tewas tertembak.
Ketua Dewan Adat Daerah Paniai Jhon Gobai ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, mengatakan alam pertemuan tersebut, Bupati mengatakan kasus penembakan terhadap empat warga sipil yang diduga masih berstatus pelajar dan terjadi pada 8 Desember 2014 itu adalah sebuah pelanggaran HAM.
Bupati telah melaporkan hal itu kepada Presiden Joko Widodo dan juga sudah minta kepada Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih agar membentuk tim gabungan untuk mengungkap siapa pelaku dan aktor dibalik semua kasus itu.
“Tapi karena Tim dari Komnas Ham sudah turun dan melakukan penyelidikan, Bupati Hengky Kayame senang dan mendukung hal itu,” kata Gobai mengutip pernyataan Bupati Paniai Hengky Kayame, Sabtu (21/2).
Bupati Paniai juga menegaskan akan terus kawal kasus ini sampai terungkap siapa pelaku dan juga aktor utamanya.
“Bupati Hengky Kayame juga mengatakan setiap tindakan yang disebutkan dalam Pasal 9 UU No 26 Tahun 2000 adalah pelanggaran HAM berat, yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan,” kata dia.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu
















