Jakarta, Aktual.com – Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau masyarakat khususnya yang tinggal di daerah dengan potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi, untuk mewaspadai terjadinya gerakan tanah berupa tanah longsor.

Menurut Kepala Badan Geologi, Rudy Suhendar bahwa saat ini hingga akhir bulan Februari 2018 berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) intensitas curah hujan relatif tinggi.

“Berdasarkan informasi dari BMKG yang disampaikan kepada publik dan kepada Badan Geologi, dalam beberapa pekan ini dan beberapa minggu ke depan, diperkirakan intensitas curah hujan masih tinggi. Begitu ada informasi curah hujan yang tinggi ini, maka Badan Geologi mengeluarkan Peta Potensi Terjadinya Gerakan Tanah setiap bulan,” ujar Rudy, Selasa (27/2).

Selanjutnya Peta Potensi Terjadinya Gerakan Tanah yang disertai dengan indikasi warna merah (potensi gerakan tanah tinggi), kuning (potensi gerakan tanah menengah) dan hijau (potensi gerakan tanah sedang) sesuai dengan tingkat kerawanannya tersebut disampaikan kepada institusi-institusi terkait baik di Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, lanjut Rudy.

Zona warna merah merupakan prioritas wilayah potensi tinggi terjadinya gerakan tanah yang umumnya berada pada jalur jalan dan pemukiman di daerah perbukitan, pegunungan dan sepanjang aliran sungai di seluruh wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali dan Nusa Tenggara.

(Andy AbdulHamid)