Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan penjelasan kepada wartawan yang hadir mengenai kondisi internal Partai Demokrat, di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (1/2/2021). Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku ada gerakan politik tertentu yang melibatkan pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengambil alih kepengurusan partai secara inkonstitusional. BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao.

Medan, Aktual.com – DPD Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) membubarkan secara paksa pelaksanaan kongres luar biasa (KLB) ilegal, di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, karena bermaksud ingin menggulingkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono,

“Dia (DPD Demokrat Sumut, Red) bukan berangkat ke lokasi (KLB) untuk jadi peserta. Tapi buat bubarin,” ujar Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra dihubungi melalui telepon seluler, di Medan, Jumat (5/3).

Ia mengatakan, partai belambang mercy di Sumut tersebut menganggap bahwa pelaksanaan KLB ilegal itu akan menimbulkan rasa malu bagi partai yang didirikan pada 9 September 2001 di Tanah Air.

Agus Harimurti Yudhoyono terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat periode 2020-2025 yang secara otomatis menggantikan ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Presiden ke-6 Republik Indonesia.

“Saya dapat informasi barusan bahwa massa yang dibawa Pak Heri (Plt Ketua Demokrat Sumut Heri Zulkarnain) ada bentrok dengan massa pro-KLB,” ujar Herzaky.

Politisi senior Partai Demokrat Max Sopacua menyebutkan KLB Partai Demokrat yang digelar di The Hill Hotel dan Resort Sibolangit, Kabupaten Deliserdang sudah sesuai prosedur.

“Kongres ini aspek legalitasnya adalah dua per tiga pemilik suara atau hitung-hitungannya lebih rendah lagi adalah 50 persen ditambah satu,” kata Max. (Antara)

(As'ad Syamsul Abidin)