Aktivis Ratna Sarumpaet memberikan keterangan kepada wartawan mengenai kasus dugaan penganiayaan terhadap dirinya di Jakarta, Rabu (3/10). Dalam keterangannya Ratna Sarumpaet menyanggah adanya penganiayaan terhadap dirinya dan meminta maaf atas kehebohan yang sempat ramai sejak kemarin. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Pihak kepolisian telah melakukan pencekalan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet agar tidak berpergian keluar negeri.

Akibatnya, ia pun tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis (4/10) malam karena tak diperbolehkan menaiki pesawat.

“Saya schedule-nya hari ini harus berangkat ke Chile,” kata Ratna saat dihubungi wartawan.

“Saya dicekal,” jelasnya.

Berdasar pengakuannya, Ratna seharusnya akan terbang ke Chili untuk menghadiri konferensi penulis naskah teater perempuan sedunia. Ratna diundang untuk memberikan pidato kebudayaan di acara pembukaan konferensi.

“Saya sudah duduk di pesawat tapi disuruh keluar,” kata Ratna.

Menurutnya, petugas keimigrasian yang mengeluarkan dirinya dari pesawat. Petuga keimigrasian yang menemui Ratna mengatakan jika Ibu dari aktris Atiqah Hasiholan harus keluar karena telah terbit surat pencekalan dari pihak kepolisian.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono telah membenarkan hal tersebut. Namun, ia enggan untuk mengungkapkan rincian penangkapan Ratna.

“Tunggu saja di Krimum (Polda Metro),” sebutnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak memang telah melaporkan Ratna kepada Polda Metro Jaya akibat kebohongan tentang penganiayaan.

(Teuku Wildan)