Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menpora Imam Nahrawi (kedua kanan), Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri) serta Staf Khusus Presiden Johan Budi (kedua kiri) meninjau lokasi Proyek Wisma Atlet di Bukit Hambalang, Kab.Bogor Jawa Barat, Jumat (18/3). Presiden menegaskan proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat adalah aset negara yang harus diselamatkan, proyek itu telah menghabiskan uang negara hingga mencapai Rp 2,7 triliun. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ama/16

Jakarta, Aktual.com-Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengunjungi lokasi proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON), di Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9).

JK datang dengan didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Kunjungan ini dikatakan JK untuk menindaklanjuti rencana pemerintah terkait kelanjutan proyek yang terhenti karena kasus korupsi tersebut.

Menurut JK proyek yang dikorupsi oleh mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ini bisa dilanjutkan dengan melakukan perbaikan saluran air.

“Audit teknik sudah lengkap dan secara teknis proyek ini bisa dilanjutkan dengan perbaikan-perbaikan khususnya saluran air,” kata Wapres Jusuf Kalla dalam kunjungan di P3SON Hambalang di Sentul Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9).

Selain itu nantinya akan ada perbaikan dengan mengurangi jumlah lantai di proyek yang dianggarkan lebih dari Rp2 trliun tersebut.

“Proyek ini sudah berumur lima tahun. Tanah di bawah ini cukup baik. Jika tanah di bawah ini jelek, bangunan dan jalan di sini pasti patah,” kata Wapres.

Nantinya proyek ini akan tetap digunakan sebagai pusat pendidikan guru dan bibit altel nasional.
“Konsep peruntukan masih disusun. Kita sebenarnya butuh guru- guru olahraga agar dapat menemukan bibit-bibit atlet. Potensi atlet nasional kita luar biasa dan masing-masing daerah-daerah punya kelebihan,” ujar tegasnya.

()