Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Andi Prapto. (Antara News Sumsel/Edo Purmana)
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Andi Prapto. (Antara News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja, aktual.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan sepanjang Januari 2020 mencatat sebanyak 51 warga di wilayah setempat terserang penyakit hepatitis.

Kepala Dinkes Ogan Komering Ulu (OKU), Husni Thamrin melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Andi Prapto di Baturaja, Kamis (6/2) mengatakan bahwa dalam kurun waktu satu bulan terakhir pihaknya mencatat sebanyak 51 kasus penyakit hepatitis.

“Berdasarkan laporan dari pihak rumah sakit dan seluruh Puskesmas di Kabupaten OKU selama Januari 2020 ada sebanyak 51 warga yang terserang penyakit hepatitis A,” katanya.

Dia mengemukakan, penyebaran penyakit hepatitis A ini biasanya tidak mengelompok pada satu wilayah, melainkan menyebar pada beberapa wilayah.

Dia mengemukakan, sejauh ini kasus hepatitis terbanyak ada di Kecamatan Baturaja Timur yaitu sebanyak 30 orang penderita, Kecamatan Baturaja Barat lima orang, tiga orang di Kecamatan Peninjauan dan di beberapa daerah lainnya di Kabupaten OKU.

Menurut dia, penderita penyakit hepatitis A ini dominan diderita oleh pelajar sekolah tingkat SMP di Kabupaten OKU yang disebabkan karena virus yang menular melalui makanan atau jajanan yang dibeli.

“Hepatitis bisa menular melalui perantara makanan atau jajanan yang dibeli,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dampak hepatitis ini bisa menyebabkan badan menjadi lelah, bagian mata menguning dan fungsi tubuh secara keseluruhan menjadi kurang maksimal.

“Untuk cara pengobatannya yaitu istirahat yang cukup, menjaga pola makan dan makan vitamin kekebalan tubuh serta kurangi makan berlemak,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam upaya pencegahan penyakit ini pihaknya juga memberikan penyuluhan melalui seluruh Puskesmas di wilayah itu guna memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menjaga pola makan dan berprilaku hidup bersih supaya terhindar dari Hepatitis.

“Kami juga memberikan imbauan kepada pihak sekolah agar jika ada siswa yang menderita penyakit tersebut supaya diistirahatkan di rumah dan menjaga kebersihan kantin serta lingkungan sekolah,” ujarnya.

(Eko Priyanto)