Ilustrasi Seseorang berdoa dipagi hari

Jakarta, Aktual.com- Tidur pagi memang terasa mengenakkan, usai subuh kepala seperti terasa berat dan hati pun seolah mendesak agar badan segera rebah kembali secepat mungkin memejamkan mata.

Padahal, doa merupakan awal yang baik untuk membuka hari di waktu pagi. Bahkan Rasulullah SAW setiap pagi hari memanjatkan doa untuk umatnya.

“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.” (HR. Tirmidzi).

Hal ini berarti pagi bukan saatnya untuk berleyeh-leyeh, apalagi kembali pulas mendengkur. Yuk, lakukan kebiasaan-kebiasaan dan doa pagi hari Islam yang baik!

Doa Pagi Hari Islam Semangat Mencari Rizki

Jangan sampai setiap pagi hari kita terlena dengan tidur hingga lupa waktu, betapa meruginya.

Dilansir dari laman Abu Hurairah RA meriwayatkan sejumlah doa pagi hari Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana dikutip oleh Imam An-Nawawi,

“Allahumma bika ashbahna, wa bika amsaina, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyuru.” Artinya yaitu, “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya pada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

Selain doa singkat tersebut, Imam An-Nawawi juga mengutip doa pagi Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim berikut:

“Ashbahna wa ashbahal mulku lillahi wal hamdu lillahi, la ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai‘in qadir. Rabbi, as’aluka khaira ma fī hadzihil lailata wa khaira ma ba‘daha, wa a‘udzu bika min syarri ma fī hadzihil lailata wa khaira ma ba‘daha. Rabbi, a‘udzu bika minal kasli wa su’il kibari. A‘udzu bika min ‘adzabin fin nari wa ‘adzabin dil qabri.”

Artinya yaitu, “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], hal. 64).

Setelah itu, lakukan beberapa kebiasaan pagi di bawah ini agar hari semakin bersemangat dan diberkahi.

1. Berdzikir

Selain membuat lebih bersemangat, dzikir pagi juga berdampak dimudahkan segala urusan oleh Allah SWT. Dzikir pagi dibaca saat masuk waktu Subuh hingga matahari terbit, tapi boleh juga dibaca sampai matahari akan bergeser ke barat.

2. Tilawah Alquran

Bila Alquran dibaca dengan penuh penghayatan, perenungan, dan kesiapan hati mengikuti dan mengamalkan kandungannya, tentu akan sangat membantu fokus otak dan hati untuk lebih siap menyudahi Subuh dengan kebaikan, ilmu, dan iman yang lebih hidup. Khususnya pagi hari, udara masih bersih, suasana belum bising, dan fisik juga masih segar.

3. Mulai beraktivitas

Selesai sholat Subuh, selesai tilawah sebaiknya tidak merebahkan badan lagi. Bangkit dan bergeraklah melakukan aktivitas mulia lainnya. Misalnya saja menyapu rumah, mencuci piring, atau apapun agar tubuh ergerak dan lebih segar.

4. Segerakan mandi

Kebaikan dalam Islam hukumnya mesti disegerakan, begitu pula halnya dengan mandi di pagi hari.

Selain akan memberikan kesegaran lebih dini, waktu persiapan sebelum rutinitas harian bisa dilakukan lebih awal, sehingga mencegah adanya barang tertinggal atau berangkat terburu-buru.

5. Sholat Dhuha

Shalat Dhuha merupakan sunnah mu’akkadah (diutamakan) yang selalu dilakukan oleh Rasulullah, sebagaimana diriwayatkan Muslim, dari hadits Aisyah RA, dia berkata “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam shalat Dhuha sebanyak empat (rakaat), kadang beliau menambah sesuai keinginannya.”

Jangan lupa senantiasa lakukan doa pagi hari Islam dan kebiasaan baik ala Rasulullah agar mengalir berkah sepanjang hari. Aamiin.

(Arie Saputra)