Jakarta, Aktual.co — Polemik KPK-Polri kembali mereda pasca Presiden Jokowi mengambil sikap. Namun, ‘korban’ akibat polemik KPK-Polri yang berkepanjangan kemarin terlanjur berjatuhan. Abraham Samad, Bambang Widjojanto dan Komjen Budi Gunawan disebut-sebut sebagai korban polemik KPK-Polri.

Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap langkah Presiden mengangkat Plt KPK dan mengganti BG ke Badrodin Haiti tidak memperkeruh suasana. Sebab, sejauh ini, Bamsoet menggambarkan adanya keretakan hubungan antar simpul-simpul kekuatan di tanah air.

“Ibarat kaca suasana kebatinan antara,  Teuku Umar, Turnojoyo, Kuningan dan  Senayan ini seperti cermin yang sudah retak,” kata Bamsoet di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2).

“Tugas kita menjaga agar jangan sampai cermin itu pecah,” katanya lagi menggunakan bahasa kiasan.

Tugas berat, kata Bamsoet, ada di pundak Presiden untuk mengkomunikasikan empat alamat yang merujuk pada Rumah Megawati (Teuku Umar), Mabes Polri (Trunojoyo), KPK (Kuningan) dan DPR (Senayan) agar tetap harmonis.

Artikel ini ditulis oleh: