Singkil, Aktual.com – Nelayan asal Desa Kilangan, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh  Singkil, Dedi Susanto ditemukan, Senin (5/4) sekitar pukul 10.30 WIB pasca dua hari dilaporkan hilang.

Dedi ditemukan nelayan Sibolga terdampar di Pulau Dundun, Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

“Alhamdulillah sudah ditemukan, telah tiba di rumahnya siang tadi dengan selamat,” Kata Alam Tarudin salah satu Panglima Laut Lok atau Desa Kabupaten Aceh Singkil.

Alam mengatakan, setelah tiba di Singkil, Dedi langsung di bawa ke Puskemas untuk mendapatkan pertolongan medis. Sebab, saat ditemukan kondisi Dedi sangat lemah.

“Selain kondisi tubuh lemah, juga ada terdapat beberapa pada bagian tubuh korban mengalami luka di bagian luar,” tambahnya

Lebih lanjut Alam menjelaskan, menurut keterangan korban. Ia dihantam badai saat hendak pulang memancing tepatnya di Kuala Gabi, Pulau Sarok, Aceh Singkil. Sabtu (3/4).

Akan tetapi, karena kondisi cuaca dan badai yang sangat kuat pada saat itu, Dedi terombang-ambing hanyut ke Pulau Birahan, Singkil Utara, Aceh Singkil, hingga sampai ke Pulau Dundun, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

“Penjelasan korban, ia hanyut dan terombang-ambing hanya dengan menggunakan tutup fiber (tempat ikan)” kata Alam

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil. M. Ichsan mengatakan, meski dalam keadaaan kondisi tubuh lemah karena lebih kurang dua hari dua malam korban berada di laut.

“Tim Gabungan dan masyarakat menuju Pulau Dundun Pulau Dundun, Kecamatan Barus, Tapteng, Sumut. Di sana, korban di temukan oleh Nelayan dari Sibolga, dan saat ini sudah di bawa pulang,” kata M. Ichsan, Senin (5/4).

Di ketahui, Dedi Susanto Nelayan Aceh Singkil itu menghilang, sejak Sabtu (3/4).

Dia berangkat sekitar pukul 06.30 Wib, dengan tujuan untuk memancing. Namun hingga waktu senja, Nelayan asal Kilangan, Singkil, Aceh Singkil ini tidak kunjung tiba di rumah. (RRI)

(Warto'i)