Denpasar, Aktual.co — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa menyatakan, kesiapannya untuk memimpin kembali ‘partai berlambang matahari’ tersebut lima tahun ke depan.

Mengalirnya dukungan politik baik di tingkatan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Indonesia kepada Hatta Rajasa untuk menahkodai PAN juga ditegaskan oleh Ketua DPW PAN Bali, Njoman Gede Suweta.

Kedatangan Ketua Umum Hatta Rajasa yang didampingi oleh Ketua DPW PAN Bali Njoman Gede Suweta di Kantor Gubernur Bali guna menyampaikan secara formal mengenai penyelenggaraan Kongres IV PAN.

Sekaligus meminta agar Gubernur I Made Mangku Pastika menghadiri dan memberikan sambutan pada saat pembukaan Kongres IV PAN di Nusa Dua Bali tanggal 28 Februari sampai 2 Maret 2015 mendatang.
 
“Saya sangat siap untuk memimpin PAN,”tegas Hatta, Sabtu (21/2).

Dikatakan Hatta Rajasa, mayoritas kader partai baik di tingkatan DPW dan DPD PAN di Indonesia  memberikan dukungan politik guna menahkodai kembali PAN lima tahun ke depan.

“Kesiapan saya untuk memimpin PAN tidak terlepas dari dukungan DPW dan DPD PAN se-Indonesia,” bebernya.

Ketika disoroti mengenai belahan politik yang bisa terjadi pasca Kongres PAN, Hatta Rajasa menegaskan PAN merupakan partai yang solid dan senantiasa menjaga dan menjunjung rasa persatuan dan persaudaraan.

Oleh karena itu, dirinya yakin walaupun ada kompetisi dalam Kongres PAN, namun tidak akan membuat partai ini menjadi goyah, terbelah dan sampai ada yang membuat tandingan pasca kongres.

“Kran demokrasi akan dibuka pada kongres mendatang. Suhu politik tentunya kian meningkat, tetapi dengan rasa persatuan dan persaudaraan yang melekat kuat di segenap kader partai, kami yakin tidak akan terjadi belahan politik pasca kongres nanti,” tegas calon Wapres tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua DPW PAN Bali, Njoman Gede Suweta menambahkan, sejauh ini dua kandidat yang akan bertarung dalam Kongres PAN yakni Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan.

Keduanya merupakan kader terbaik PAN. Seluruh kader, katanya, akan senantiasa menjaga soliditas partai meskipun dinamika politik akan terus berkembang pada saat kongres mendatang.

“Kami yakin dan optimis bahwa tidak akan terjadi perpecahan atau konflik dalam tubuh partai pasca kongres,” tegas mantan Wakpolda Bali tersebut.

Artikel ini ditulis oleh: