Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar atau kurs kembali menurun, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 14.734 per USD pada Kamis (30/8/2018) naik menjadi Rp 14.800 per USD pada pukul 07.00 WIB. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan diperkirakan masih melanjutkan pelemahan pada akhir pekan lalu.

“Dalam transaksi hari ini rupiah masih akan melemah akibat data eksternal yang masih mendominasi, terutama di AS dan Inggris,” kata PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin (30/9).

Dari eksternal, perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China yang belum mencapai titik temu. Selain itu, ada juga isu pemakzulan Presiden AS Donald Trump yang dituduh melakukan penyalahgunaan wewenang sehingga parlemen AS menyusun penyelidikan mosi tidak percaya.

Dari Inggris panasnya suhu politik menjelang keputusan Brexit dikhawatirkan menghasilkan keputusan yang tidak optimal. Bila Inggris keluar zona Euro tanpa sebuah kesepakatan yang baik, berpeluang memicu resesi di zona Euro.

Ibrahim memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.165 hingga Rp14.200 per dolar AS.

(Abdul Hamid)