Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar atau kurs kembali menurun, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 14.734 per USD pada Kamis (30/8/2018) naik menjadi Rp 14.800 per USD pada pukul 07.00 WIB. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat seiring optimisme pasar global dalam menyambut positif sinyal Bank Sentral AS (The Fed).

Kurs rupiah bergerak menguat 24 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.245 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.269 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, keputusan The Fed untuk menahan suku bunga tetap 2,25 persen-2,5 persen, yang diikuti sinyal potensi turunnya suku bunga pada Juli, disambut positif pelaku pasar.

Keputusan itu yang menyebabkan pembukaan bursa Asia serta mata uang di sejumlah negara kuat Asia berada dalam tren positif dan hampir semuanya berada dalam posisi “hijau”.

“Mata uang kuat Asia seperti yen Jepang, dolar Hong Kong dan dolar Singapura yang kompak dibuka menguat pagi ini menjadi sentimen penguatan rupiah,” ujar Lana, Kamis (20/6).

(Abdul Hamid)