Jakarta, Aktual.co — Pengamat ekonomi dari Institur Pertanian Bogor (IPB), Suhana mengatakan target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro sebesar 5,8 persen pada 2015 mustahil dicapai.

Mengingat kondisi ekonomi saat ini dalam keadaan yang belum stabil, target tersebut susah untuk dicapai.

“Kalau melihat kondisi sekarang, agak susah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,8 persen. Inflasi sekarang sangat dipengaruhi kenaikan harga BBM,” ujar Suhana yang dihubungi wartawan Aktual, di Jakarta, Selasa (25/11).

Lebih lanjut dikatakan politik Indonesia masih jauh dari stabil. Pasalnya, hubungan antara pemerintah dan DPR yang sampai saat ini belum membaik akan berpengaruh pad pertumbuhan ekonomi mendatang.

“Ditambah lagi kondisi politik yang jauh dari kata stabil, hubungan pemerintah dengan DPR juga masih belum membaik. Ini akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi tahun mendatang. Pasang target tinggi boleh, tapi harus realistis,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2014 sebanyak 5,1 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan pada kuartal ketiga tahun 2013 yang sebesar 5,8 persen.

()

(Eka)