Jakarta, Aktual.com – Ada ancaman baru dari perekonomian global. Setelah selama ini, bahkan hingga kini, perekonomian global tersandera perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China, kini ada kabar sejumlah negara terancam dilanda resesi.

Negara-negara, seperti Turki, India, Thailand, Argentina, Singapura, bahkan Jerman, perekonomian mereka disebut-sebut terancam resesi sehubungan dengan sejumlah indikator perekonomian, antara lain ekspor, pertumbuhan industri manufaktur, dan investasi yang melemah.

Ekonomi Singapura misalnya. Negara itu dihantui resesi karena salah satu indikator ekonominya, yakni indeks aktivitas manufaktur, merosot ke angka 48,7, sedangkan Jerman pada kuartal II 2019, ekonominya mengalami kontraksi akibat pelemahan ekspor.

Saat memimpin rapat terbatas membahas antisipasi perkembangan perekonomian dunia di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (3/9), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti perlunya Indonesia menyiapkan “payung” guna mengantisipasi terjadinya resesi tersebut.

Menurut Jokowi, perkembangan ekonomi global saat ini telah mengalami perlambatan dan kemungkinan terjadinya resesi semakin besar.

“Kalau hujannya besar, kita nggak kehujanan. Kalau gerimis kita ya nggak kehujanan, syukur nggak ada hujan dan nggak ada gerimis, tapi angka-angka menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi global sudah mengalami perlambatan dan kemungkinan resesi akan semakin besar,” katanya.

(Abdul Hamid)