Jakarta, Aktual.com – Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Soleman B. Ponto mengatakan segala bentuk ancaman teror dan intimidasi politik yang bertujuan untuk mengacaukan Pemilu Serentak 17 April 2019 tak bisa dibiarkan.

Menurutnya kalau hal tersebut harus dilawan karena hal itu merupakan ancaman terhadap masa depan demokrasi dan peradaban kemanusiaan.

Bahkan menurutnya kalau teror dan intimidasi terkait pesta demokrasi terlihat nyata. Tebaran ancaman teror dan intimidasi tersebut tidak hanya tersebar di dunia maya. Berbagai peristiwa teror dan intimidasi terjadi juga di dunia nyata.

“Ada di media sosial instagram, di group whats up. Itu banyak sekali,” ujar Soleman, Selasa (26/3).

Menurut Soleman, pesan yang disampaikan pembuat teror untuk menakut-nakuti masyarakat agar tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Pesan yang saya baca agar rakyat takut datang ke TPS karena diisukan kalau datang ke TPS akan terjadi keributan. Harapan penteror itu memang begitu, membuat orang takut. Tapi kita jangan takut. Intimidasi dan teror membuat kualitas Pemilu tidak baik,” katanya.

(Abdul Hamid)