Jakarta, Aktual.com — Penikmat dessert tentunya sangat suka dengan es krim (ice cream). Es krim merupakan makanan penutup yang banyak digemari oleh seluruh kalangan, terutama anak-anak dan kaum hawa yang gemar ‘kongkow’ bersama teman-temannya.

Seiring perkembangan zaman, berbagai inovasi terbaru, yang dihadirkan oleh para pecinta es krim. Mungkin Anda sudah pernah dengar dengan istilah es krim “pot” dan juga es krim “Kuburan Mantan”. Keduanya, saat menjadi trending topik dunia kuliner, terutama para penikmat ‘dessert’.

Seperti Ibu Azizah, sang penjual es krim ‘hietz’ tersebut. Dia mengakui bahwa pendapatannya sangat lumayan dengan berjualan ‘ice cream’ “Kuburan Mantan”.

“Dagang ‘ice cream’ ini memang ngikutin tren saja, ini awalnya punya anak saya yang masih kuliah di daerah Kampung Melayu situ, karena dia sibuk kuliah, saya yang kalau malam jualan sate nyambi siang dagang ‘Ice cream pot’ sama ‘Kuburan’, luamayan soalnya buat hidup sehari-hari,” ujar Azizah saat ditemui Aktual.com, Senin (11/01).

Ia mengungkapkan, bahwa berjualan es krim ‘pot’ dan ‘kuburan’ tidaklah sulit, terlebih jika berjualan di tempat yang strategis.

“Kalau saya mau dagang ini karena simple untuk pembuatannya dan peminatnya banyak, terutama di daerah yang banyak anak sekolahnya,” ucap ia dengan logat betawi yang khas.

Azizah memaparkan, untuk kisaran harga, satu porsi es krim ‘pot’ sekitar Rp10.000. Sedangkan, es krim ‘kuburan’ senilai Rp15.000. Ia merasa menjual makanan penutup ini menjadi sesuatu yang unik. Azizah pun tak segan berbagi resepnya.

“Gampang kok, ya kita tinggal prepare aja, seperti kalau ‘ice cream pot’, pertama-tama pot kecil kita lapisi mika plastik trus kita masukan ‘ice cream’ sesuai rasa yang disukai misalnya stroberi atau coklat, lalu tanahnya itu dari oreo yang dihancurkan. Dan, untuk batu-batuannya ada permen dan coklat warna-warni untuk hiasan dan terakhir yuppi berbentuk cacing dan hiasan bunga yang saya buat bersama anak saya,” papar Azizah menjelaskan.

Azizah kembali menambahkan, “Kalau ‘kuburan’ hanya beda di tempat dan bentuk menyerupai kuburan tambahannya pakai sendok es krim kayu ditulisin RIP gitu, karena lebih banyak makanya harganya berbeda,” ungkapnya sambil tersenyum.

Azizah mengakui, bahwa di akhir pekan (Minggu), ia menyempatkan berjualan saat momen ‘car free day’ di Bunderan HI. Menurut ia, dalam sehari itu ia bisa meraup uang (keuntungan) lumayan banyak.

“Kalau Minggu saya juga jualan tuh di bunderan HI, ‘car free day’. Lumayan sehari bisa untung sampai Rp300 ribuan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh: