Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon membantah setuju akan adanya usulan pemilihan ulang  terhadap pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan.
Menurut Fadli, apa yang telah diputuskan akan pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan telah final walaupun semuanya diisi oleh partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih.
“Tak ada istilah kocok ulang, ketua dan wakil komisi sudah ditetapkan,” kata Fadli kepada wartawan di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (6/11).
Adanya kocok ulang pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan, kata Fadli, bukan merupakan istilah yang tepat.
Fadli mengakui, memang ada kemungkinan penambahan pimpinan komisi sebagai langkah untuk mengakomodir keinginan partai-partai yang tergabung dalam KIH.
“Tak ada istilah kocok ulang, bukan istilah itu yang tepat. Yang tepat, memungkinkan penambahan, bisa saja, kalau disepakati anggota,” kata dia.
Fadli menegaskan, tidak ada rencana pemilihan ulang pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan. Menurutnya, sejak awal telah dibuka ruang dan kesempatan komunikasi bagi partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat.
“Tak ada rencana kocok ulang, kalau bentuk lain memungkinkan tapi harus sesuai undang-undang dan tatib,” kata dia.
Sebelumnya, Politikus NasDem Rio Capella mengklaim sudah ada dua fraksi dari Koalisi Merah Putih yang setuju untuk dilakukan pemilihan ulang pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan. Keduanya adalah Partai Gerindra dan PAN.
“Saya sudah ketemu Fadli Zon (Gerindra). Dia menyatakan tidak ada masalah. PAN juga tidak ada masalah kocok ulang,” kata dia.

()