Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, Indi Naidha.
Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, Indi Naidha.

Jember, Aktual.com – Setelah lama tidak terlihat dikancah perpolitikan di Kabupaten Jember, Indi Naidha selaku Bendahara DPD Partai Golkar Jember resmi mengundurkan diri.

Hal ini terlihat dengan surat pengundurannya yang akan dilayangkan ke kantor DPD Golkar Kabupaten Jember, setelah setahun menjabat sebagai bendahara di partai berlogo pohon beringin itu dan akan fokus dengan karir usahanya.

Salinan surat pengunduran diri Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, Indi Naidha. Foto: AKTUAL/Aminudin Aziz.
Salinan surat pengunduran diri Bendahara DPD Partai Golkar Kabupaten Jember, Indi Naidha. Foto: AKTUAL/Aminudin Aziz.

“Dengan ini saya menyatakan mundur dari keanggotaan partai golkar karena untuk sementara waktu, saya ingin fokus ke bidang usaha,” ujar Indi Naidha saat dikonfirmasi redaksi Aktual.co. melalui sambungan telepon pada Selasa (07/12) sore.

Tak hanya itu, perempuan yang biasa dipanggil Indi ini juga menjelaskan bahwa terkait dengan dunia politiknya ke depan, masih belum bisa menentukan pilihannya untuk berlabuh ke parpol mana, meski nantinya akan berpolitik kembali.

“Tentang apakah ke depan saya akan berpolitik lagi, saya belum menentukan pilihan. Namun, kalau memang saya akan berpolitik lagi, saya pastikan akan membawa gerbong saya untuk bersama – sama membangun indonesia sebagai generasi muda yang berbhinneka tunggal ika,” jelas Indi.

Meski demikian, Indi mengungkapkan, bahwa para simpatisannya tetap setia dengannya, meski dirinya akan vakum sementara dari dunia politik karena akan fokus dengan Berni yang dinahkodainya.

“Untuk pendukung setia saya di Pileg 2020 lalu, untuk sementara saya sampaikan bahwa saya off dari kegiatan partai politik dulu. Di Jember saya ingin fokus mengembangkan kesolidan pendukung sepak bola Jember dan menjadikan pendukung bola Jember sebagai kawula muda yang solid,” ungkapnya.

Terakhir Indi mengatakan, semua pihak harus menghormati keputusannya yang mundur dari Partai Golkar dan diharapkan semuanya memahaminya.

“Sekian dari saya mas, semoga apa yang saya sampaikan ini, bisa dipahami oleh semuanya,” tutupnya.

(Aminudin Aziz)

(A. Hilmi)