Jakarta, Aktual.com – Persatuan Pensiunan Pegawai Setjen DPR-RI (P3S) menggelar pertemuan atau silaturrahim di Aula Masjid Baiturrahman, Senayan, Jakarta, Rabu (5/4). Pertemuan rutin kali ini menghadirkan dokter ahli THT dan Bank Mandiri Syariah Cabang Kebun Jeruk, Jakarta.

Ketua P3S Toip Heryanto mengatakan, dokter ahli THT dan Bank Mandiri yang dihadirkan ini dalam rangka menambah pengetahuan bagi pensiunan tentang kesehatan, khususnya organ tubuh telinga, hidung dan tenggorokan (THT).

Sementara dihadirkannya Bank Mandiri Syariah dalam rangka memberikan kesempatan pada anggota P3S yang memerlukan pinjaman sebab bank ini merupakan pembayaran manfaat pension. Selain itu memberikan fasilitas pembiayaan pension kepada pensiunan serta janda/duda dan ahli waris.

Toip Heryanto mengharapkan kehadiran kedua institusi ini akan memberikan manfaat kepada para pensiunan dan keluarganya. Sedangkan forum pertemuan 3 bulanan dinilai sebagai sarana untuk tetap menjalin hubungan silaturrahim dan persaudaraan antara anggota P3S dan keluarganya.

P3S mengingatkan, anggotanya memiliki hak dan tanggungjawab terhadap organisasi. Kewajiban yang harus dipenuhi adalah membayar iuran sebesar Rp 5 000,- setiap bulan dan peruntukkannya untuk kegiatan sosial seperti santunan kepada anggota yang meninggal atau menderita sakit.

Tercatat dalam beberapa bulan terakhir 12 anggota P3S meninggal dunia. Jika dirata-rata, setiap bulan ada 3 anggota P3S yang meninggal dunia, karenanya Toip menghimbau anggota P3S untuk tertib membayar iuran untuk kepentingan kita bersama.

Sementara itu dokter ahli THT Olivia D Santoso yang juga dokter Yankes DPR dalam ceramahnya bertema Gangguan Pendengaran pada Lansia menyebutkan, pada orang tua gendang telinganya kaku, padahal untuk melancarkan fungsi dengar butuh yang elastis. Pada orang tua gendang telinga kaku akibat kotoran sehingga sulit untuk mendengar.

“Semakin elastis getarannya bisa masuk ke telinga tengah dan diamplifikasi oleh tulang-tulang pendengaran diteruskan ke telinga dalam dan ke otak,” ucapnya.

()