Warga menyaksikan gelombang air laut di Pesisir Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (9/6). Akibat ombak cukup tinggi di kawasan wisata Pantai Pangandaran, sejumlah lapak pedagang yang berada di dekat tepi pantai tutup, lantaran air laut membasahi sebagian area lapak. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ama/16

Kendari, Aktual.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan para nelayan di daerah itu agar mewaspadai cuaca buruk saat melaut.

Kepala DKP Sultra, Askabul Kijo, di Kendari, Kamis (8/6), mengatakan, cuaca hujan dengan angin kencang yang terjadi saat ini berimbas pada tinggi gelombang.

“Cuaca buruk berupa gelombang laut dan tiupan angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi di wilayah perairan Sultra,” katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan data dari BMKG Kendari ketinggian gelombang di perairan Sultra saat ini sudah mencapai 2,5 meter.

“Untuk kapal ukuran kecil ini sudah membahayakan, sehingga perlu waspada,” katanya.

Menurut dia, para nelayan mesti memperhatikan kondisi cuaca yang terjadi, bila kondisi cuaca memburuk, sebaiknya tidak melaut karena rentan terjadi kecelakaan laut.

“Para nelayan harus berhati-hati saat melaut sehingga tidak menjadi korban dar gelombang laut di wilayah perairan Sultra,” katanya.

Askabul mengaku, pihaknya senantiasa memberikan informasi kepada masyarakat pesisir terkait kondisi cuaca di perairan Sultra.

“Kami mendapat informasi cuaca dari BMKG Kendari, kemudian diteruskan ke berbagai pihak termasuk para nelayan,” katanya. (ant)

()