Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) didampingi pembalap Honda Team Asia asal Indonesia yang tidak lain putra kelahiran Magetan Jatim, Mario Suryo Aji (kedua kanan), Sekda NTB HL Gita Ariadi (kanan) di Pertamina Mandalika Street Circuit di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/1/2022). (ANTARA/Nur Imansyah).

Lombok Tengah, Aktual.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji keindahan Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Khofifah Indar Parawansa mengagumi sirkuit itu saat mengunjungi dan memantau pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Mario Suryo Aji di Pertamina Mandalika Street Circuit di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Rabu.

Pebalap Honda Team Asia asal Indonesia kelahiran Magetan Jawa Timur, Mario Suryo Aji akan tampil penuh di ajang Moto3, termasuk di Sirkuit Mandalika, Lombok pada 18-20 Maret 2022.

Khofifah mengatakan keberadaan perbukitan yang mengelilingi Sirkuit Mandalika, merupakan fenomena yang tidak ditemukan di sirkuit lainnya di dunia. Pasalnya, kata Khofifah, dirinya pernah menonton ajang balap di sirkuit balap dunia lainnya.

Salah satunya di Sepang di Malaysia. Namun, tidak ada sesuatu yang berkesan usai menonton balap di negeri Jiran tersebut.

“Kalau di Mandalika beda banget. Di sini, sirkuitnya sangat indah. Tadi, saya berkeliling dan sangat menikmati pemandangan perbukitannya. Inilah yang membuat penonton enggak bosan, ‘boring’ nonton balapnya,” ujar Khofifah.

Khofifah yang datang bersama kepala OPD lingkup Pemprov Jatim disambut Sekda NTB, HL Gita Ariadi.

Menurut dia, dirinya perlu datang ke Mandalika, lantaran ada warganya, yakni Mario Suryo Aji yang akan bertanding menjadi wakil Indonesia dalam ajang Moto3 yang juga seri pertandingannya akan berlangsung di Sirkuit Mandalika.

“Jadi saya ingin memberi semangat langsung kepada Mario, bahwa kita semua warga bangsa Indonesia dan Jawa Timur mengiringi perjuangannya di ajang Moto3,” kata Khofifah.

Ia mengaku, awalnya tidak mengetahui jika Mario akan bertanding mengikuti ajang balapan dunia mewakili Indonesia.

Namun setelah ibunya, datang ke Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya pada akhir November 2020. Dan Selanjutnya, memberitahukan bahwa anaknya akan bertanding mengikuti sebanyak 21 seri pada ajang Moto3.

Tentunya, lanjut Khofifah, hal tersebut jelas merupakan prestasi yang membanggakan daerah dan bangsa Indonesia.

“Makanya, kenapa saya pingin datang ke Sirkuit Mandalika, ya itu juga alasannya. Karena ada putra kelahiran Magetan yang akan bertanding membawa nama harum bangsa Indonesia. Dan, insyaallah kita akan lepas secara resmi besok malam di Gedung Negara Grahadi bersama Forkompinda Jawa Timur,” jelas dia.

Khofifah lantas penasaran dengan keberadaan Sirkuit Mandalika. Apalagi, ia mendengar bahwa tiket premium seharga Rp15 juta untuk menonton gelaran MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret, justru sudah habis.

“Di lokasi mana nontonnya. Tolong aku diajak ke sana pak Sekda. Ini asli saya penasaran dan pingin tahu, sejauh mana fasilitasnya,” ucap dia.

Akhirnya, Sekda bersama ITDC dan MGPA mengajak rombongan Gubernur Jawa Timur ke lantai 2 Paddock Sirkuit Mandalika.

“Waw, pantesan harganya mahal. Kayak begini ‘view’ dan fasilitasnya. Yakni, kita bisa melihat langsung pembalap dari dekat, saat mereka keluar dan masuk pit stopnya,” tegas Khofifah.

Ia menambahkan, lantaran Sirkuit Mandalika tidak lagi menjadi kebanggaan warga Indonesia. Namun menjadi milik dunia. Oleh karena itu, Khofifah mengajak warga Indonesia untuk datang ke Mandalika.

“Mandalika ini bukan lagi milik Indonesia, tapi sudah menjadi milik dunia. Maka, marilah kita bangga sebagai warga Indonesia,” katanya.

Sementara itu Sekda NTB HL Gita Ariadi mengatakan kunjungan Gubernur Jatim ke Mandalika, adalah bentuk dukungan pada putra Jatim Mario Aji yang akan berlaga di ajang Moto3.

“Dengan 21 seri dan akan berlangsung di 16 negara, kehadiran Ibu Khofifah adalah penguat pada Mario, bahwa ia enggak berjuang sendirian. Tapi, semua warga Jatim dan bangsa Indonesia sangat mendukungnya,” ungkap Gita.

Menurut Sekda, dari sejumlah seri di Moto3. Salah satunya akan berlangsung di Sirkuit Mandalika. Untuk itu, pihaknya bersama Gubernur Jatim berharap Mario akan menjadi pemenang di Sirkuit Mandalika.

“Dengan terus dijajalnya Sirkuit Mandalika oleh Mario, kita berharap dia merajai balapan di kandangnya. Jadi, perjuangan Mario membawa harum nama bangsa Indonesia, didukung oleh semua warga Indonesia, semoga Mario bisa menunjukkan prestasinya di ajang Moto3 tahun ini,” kata Gita Ariadi.

Diketahui, pembalap Indonesia Mario Suryo Aji bakal naik kelas meramaikan kejuaraan dunia Moto3 tahun ini. Siswa kelas 2 SMU 1 Magetan, Provinsi Jatim itu akan membela Honda Team Asia.

(Dede Eka Nurdiansyah)