Aktual.com, JAKARTA –¬†Sepanjang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, Pimpinan Nasional (PN) Angkatan Muda Kabah (AMK) keliling bersilaturahmi ke anggotanya di berbagai daerah. Senin (10/5/2021), mereka bertandang ke Bogor, Jawa Barat.

Selain bersilaturahmi, PN AMK juga men-support berbagai kegiatan yang dilakukan kader AMK di daerah. Contohnya di Bekasi, mereka menyerahkan bantuan kursi roda, tongkat, dan lainnya yang dibutuhkan penduduk lanjut usia (lansia).

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) AMK Jawa Barat Effendy Joy Pandhita mengatakan, aksi sosial kepada lansia bertemakan “Gerakan Ramadhan Peduli Lansia”. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari seluruh program AMK di bulan suci Ramadhan.

“Program lainnya yang didukung oleh PN AMK yaitu Sedekah Al Quran ke masjid-masjid dan Tempat Pembacaan Al Quran (TPA). Kami juga berbagi takjil ke masyarakat” kata Joy, panggilan akrab pria ini, Senin (10/5/2021).

Ia berharap, pemberian kursi roda kepada lansia itu akan bermanfaat dan berguna, khususnya saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah nanti.

Terlebih lagi yang membuat dirinya bangga dan senang, program-program yang dijalankan PW AMK Jabar didukung penuh oleh seluruh kader. Selain mendapat support dari PN AMK, seluruh kader secara sukarela urunan dan bahu membahu agar aksi sosial ini terealisasi dan berjalan sesuai yang diinginkan. “Alhamdulillah, semua berjalan sesuai rencana,” ucap Joy.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum PN AMK H Rendhika D Harsono mengucapkan syukur Alhamdulillah karena seluruh kader AMK di daerah-daerah bergerak dan memiliki inisiatif memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk berbagi dengan masyarakat.

“Kami sebagai Pimpinan Nasional AMK berkewajiban men-support segala kegiatan mereka baik dari segi materi dan moral. Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan kader-kader AMK di Jawa Barat,” kata Ketua DPP PPP ini.

Rendhika mengaku, di bulan Ramadhan ini dia berkeliling ke berbagai daerah untuk memastikan program-program AMK berjalan dengan baik.

“Apa yang telah direncanakan berjalan dengan baik. Kalaupun ada kendala hanya persoalan teknis saja, dan dapat ditangani oleh kader-kader kami di daerah,” tuturnya.

Rendhika menegaskan bahwa PN AMK telah mengintruksikan kepada kader AMK di seluruh Indonesi untuk menyatu dengan masyarakat. Dengan begitu diharapkan akan dapat lebih cepat menyerap aspirasi masyarakat dan mengambil langkah-langkah konkret untuk menciptakan solusinya.

“Kita harus menjadi problem solving bagi masyarakat. AMK harus sigap menyikapi berbagai persoalan dan aspirasi di masyarakat,” pungkas Rendhika.

(Ridwansyah Rakhman)