Pendiri dan Politisi Senior Partai Demokrat, HM Darmizal
Pendiri dan Politisi Senior Partai Demokrat, HM Darmizal

Jakarta, Aktual.com – Tokoh senior dan pendiri Partai Demokrat HM Darmizal menyarankan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum, jika tak berani menghadapi tuntutan Kongres Luar Biasa (KLB) yang disuarakan kader. Pasalnya, ditengah kegagalannya sebagai Ketua Umum, mundur saat ini terasa jauh lebih baik.

“Sambil introspeksi dan berkontemplasi atas berbagai kegagalannya, sekarang saat yang paling tepat bagi dia (AHY) untuk mundur secara gentle. Kemudian serahkan langkah perbaikan partai pada tokoh pendiri dan para senior perjuangan garis lurus. Mundur adalah pilihan lebih baik dan elegan,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (24/2) pagi.

Apalagi bagi Darmizal, AHY juga sudah sesumbar mampu melawan aspirasi dan gerakan grassroot di mayoritas wilayah ini. Kesombongan dan arogansi itu akhirnya harus dibuktikan dalam pelaksanaan KLB yang demokratis dan bebas dari intervensi siapapun.

“Bagaimana mau melawan kalau yang mengusulkan justru dari kader-kader internal yang sudah gerah dengan kepemimpinan AHY. Sebenarnya AHY tidak perlu membuat kambing hitam, sebaiknya menyadari kesalahan dan kekurangannya,” jelas dia.

Darmizal pun memastikan bahwa pelaksanaan KLB dan pergantian Ketua Umum dijamin oleh konstitusi Partai Demokrat. Tak ayal, sepanjang melalui mekanisme organisasi yang sah, KLB dan pergantian adalah hal yang wajar dan tidak melanggar hukum.

“Suara-suara dari pengurus daerah dan cabang semakin mengalir deras kuat untuk melaksanakan KLB. Dan terbukti ada pengurus cabang yang dicopot karena mendukung KLB. Kalau DPP merasa solid Ketua Umum (AHY) mempunyai dukungan yang kuat, maka tentu tidak perlu ada pencopotan,” ujarnya.

(A. Hilmi)