Jakarta, Aktual.com – Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan bahwa pihaknya dalam menjalankan tugas tidak pandang bulu termasuk tidak ada urusan politik di baliknya alam upaya pemberantasan korupsi. 

Hal tersebut disampaikan terkait dengan tertangkap tangannya dua kader Partai Golkar yakni Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra dan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dalam waktu berdekatan. 

“Kalau kemudian menyangkut dengan partai politik atau hubungan dengan politik, tentu KPK tidak berpolitik,” ujarnya, Rabu (20/10).

Dikatakan Lili kalau pihaknya melakukan penangakpan lantaran KPK memiliki alat bukti yuntuk menjerat Bupati Kuansing dan Bupati Musi Banyuasin dalam kasus dugaan korupsi.

“Kita melihat ini kasusnya ya murni hukum,” katanya.

Seperti diketahui kalau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra sebagai tersangka kasus dugaan suap penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Selain Andi Putra, KPK menjerat General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah keduanya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin 18 Oktober 2021 kemarin di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

(Andy Abdul Hamid)