Petugas vaksinasi COVID-19 menyuntikkan vaksin Sinovac kepada peserta didik usia 6-11 tahun di SDN 09 Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Kamis (6/1/2022). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Utara/am.

Boyolali, Aktual.com – Angka kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat malam (28/1) bertambah tiga menjadi total 11 kasus menurut data Dinas Kesehatan setempat.

“Tambahan tiga kasus aktif baru itu, satu dari Kecamatan Mojosongo, satu asal Wonosegoro, dan satu lainnya asal Ngemplak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Puji Astuti di Boyolali, Sabtu.

Menurut dia, sebelas orang yang masih terserang COVID-19 di Kabupaten Boyolali semuanya menjalani isolasi mandiri karena tidak mengalami gejala sakit.

Data Dinas Kesehatan menunjukkan jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Kabupaten Boyolali sejak awal pandemi sampai sekarang seluruhnya 24.613 kasus dengan jumlah pasien yang sudah sembuh total 23.190 orang (94,2 persen) dan pasien yang meninggal dunia sebanyak 1.412 orang (5,7 persen).

Kabupaten Boyolali saat ini berada di zona kuning atau zona risiko penularan rendah dan masuk dalam wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 1.

Pemerintah kabupaten terus berupaya menekan penularan COVID-19 dengan menggiatkan penegakan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi.

“Kami terus melakukan percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan vaksin penguat bagi masyarakat yang rentan,” kata Puji.

Menurut data Dinas Kesehatan, jumlah anak usia enam sampai 11 tahun yang sudah mendapat vaksinasi COVID-19 dosis pertama sebanyak 99.366 anak atau 103,7 persen dari total 95.713 anak yang menjadi target vaksinasi dan vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan pada 43.756 anak atau 45,7 persen dari sasaran.

Secara keseluruhan jumlah warga yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Boyolali sebanyak 845.361 orang atau 101,15 persen dari total 835.772 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19. Vaksinasi dosis kedua tercatat sudah dilakukan pada 715.202 orang atau 85,57 persen dari target dan vaksinasi dosis ketiga sudah dilakukan pada 13.874 orang atau 1,66 persen dari target.

Pada kelompok warga lanjut usia yang jumlah sasarannya total 118.670 orang, vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 92.312 orang (77,79 persen dari target), vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan pada 75.178 orang (63,35 persen dari target), dan vaksinasi dosis ketiga sudah dilakukan pada 830 orang (0,7 persen dari target).

“Kami imbau untuk mencegah lonjakan kasus aktif baru di Boyolali tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan terutama saat beraktivitas di luar rumah dengan memakai masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” demikian Puji Astuti.

(Antara)

(Nurman Abdul Rahman)