Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon - Aksi damai bela Al-Qur'an 4 November. (ilustrasi/aktual.com - foto/antara)
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon - Aksi damai bela Al-Qur'an 4 November. (ilustrasi/aktual.com - foto/antara)

Jakarta, Aktual.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku tidak pernah mendengar dan tidak ada kaitannya pergantian Ketua DPR RI Ade Komarudin maupun adanya upaya untuk merombak pimpinan dewan lantaran menerima para pendemo terkait penistaan agama beberapa waktu lalu.

“Itu tidak ada hubungannya, saya kira prosesnya (wacana pergantian,red) sesuai dengan UU saja, tidak ada yang lain,” kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (23/11).

Menurut dia, bila memang ada upaya wacana perubahan terhadap komposisi pimpinan dewan tentu harus berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku saja, bukan atas ketidak sukaan atau kepentingan individu.

“Kita semua menyadari bahwa semua itu harus sesuai dengan UU sesuai dengan mekanisme perundang-undangan yang berlaku itu saja, saya tidak mendengar isu pergantian itu karena menerima itu- red,” ujar wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu.

Lebih lanjut, ketika ditanyakan bagaimana mekanisme pergantian atau kocok ulang pimpinan dewan?. Fadli mengatakan bahwa tidak bisa dilakukan.

“Itu tidak bisa, sama sekali tidak bisa dilakukan, kalau MD3 yang sekarang masih berlaku,” tandas dia.[Novrizal Sikumbang]

(Andy AbdulHamid)