Jakarta, Aktual.com — Pengamat ekonomi dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang Dr. Thomas Ola Langoday, MSi berpendapat, kunci sukses kebijakan ekonomi September 2015 adalah sinergi semua komponen bangsa.

Tanpa adanya sinergi semua komponen bangsa, paket kebijakan ekonomi yang diumumkan Presiden Joko Widodo Rabu (9/9) malam, tak akan mampu memperbaiki kondisi perekonomian bangsa yang terus melesuh akhir-akhir, kata Dekan Fakultas Ekonomi Unwira itu, Kamis (10/9).

Dia mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan seputar kemampuan paket kebijakan ekonomi yang baru saja diumumkan itu memperbaiki perekonomian bangsa.

“Paket kebijakan ekonomi yang diumumkan Presiden Joko Widodo ini hanya mampu memperbaiki kondisi perekonomian bangsa jikalau didukung oleh seluruh komponen bangsa. Tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah,” katanya.

Presiden Joko Widodo meluncurkan paket kebijakan ekonomi untuk menstabilisasi perekonomian domestik di tengah tekanan ekonomi global.

Paket kebijakan ekonomi itu adalah mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi dan debirokrasi.

“Ada 89 peraturan yang diubah dari 154 sebelumnya,” kata Presiden Jokowi.

“Sehingga ini bisa menghilangkan duplikasi, bisa memperkuat, dan memangkas peraturan yang tidak relevan, atau menghambat industri nasional,” katanya.

Mempercepat proyek strategis nasional, termasuk penyediaan lahan dan penyederhanaan izin, serta pembangunan infrastruktur.

Meningkatkan investasi di bidang properti dengan mendorong pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Diharapkan kebijakan ini akan membuka peluang investasi yang lebih besar di sektor properti.

Menurut Jokowi, paket kebijakan tahap pertama ini akan memperkuat industri nasional.

“Akan mengembangkan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi, akan memperlancar perdagangan antar daerah, akan membuat pariwisata semakin bergairah, akan menyejahterakan nelayan,” katanya.

Pemerintah menargetkan paket kebijakan ekonomi akan selesai September ini dan paling lambat Oktober.

“Ini baru paket pertama. Ada paket kedua dan ketiga secara konsisten dilakukan terus,” kata Jokowi.

Thomas Ola Langoday mengatakan dengan adanya dukungan dari semua komponen bangsa, kebijakan ekonomi ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi perekonomian bangsa.

()