Jakarta,Aktual.com – Komisi IX DPR RI melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Menkes membahas penambahan anggaran penanganan Pandemi di 2021.

Anggota Komisi IX, Darul Siska menyoroti masih banyak klaim rumah sakit yang membantu menangani Pandemi belum dibayar.

Politisi dari Fraksi Golkar ini menyebut Asosiasi Rumah Sakit Swasta mengalami kesulitan melayani pasien Covid-19, karena anggaran belum dibayar, padahal anggaran 2021 Kemenkes naik.

“Klaim pak Menteri belum dibayar, ini menjadi isu juga, malah Sekjen Asosiasi Rumah Sakit Swasta sudah bersuara, mereka keteter keuangannya seret karena klaim belum dibayar, himbauan kami segera pembayaran diselesaikan,” ungkap Darul Siska di Ruang Sidang Komisi IX, pada Senin (8/2).

Anggota Komisi IX, Darul Siska juga mengapresiasi rencana penempatan 20.000 epidemiologi masing masing 2 orang di rumah sakit. Hal ini penting untuk membantu tenaga kesehatan dalam keilmuan mengendalikan hingga penurunkan angka penambahan kasus Covid-19.

“Ada penambahan epidemiologi sebanyak 20.000 orang, ada sumbernya enggak epidemiologi sebanyak 20.000 orang yang akan ditempatkan 2 di setiap Puskesmas,” kata Darul Siska.(RRI)

(Warto'i)