Ilustrasi- KRL Commuter Line di pemberhentian di Stasiun Manggarai

Jakarta, Aktual.com – Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyampaikan beberapa alasan yang harus difahami masyarakat kenapa ada wacana penyesuaian kenaikan tarif KRL, yang pertama bahwa tarif KRL saat ini adalah tarif yang disubsidi oleh pemerintah.

Adita Irawati menyampaikan bahwa kalau bicara harga atau tarif yang secara operasionalnya itu angkanya kira-kira Rp14.900. sedangkan sekarang yang dibayarkan oleh masyarakat itu rata-rata Rp3.000.

“Jadi memang 80% itu adalah subsidi dari APBN Kita” ujar Adita Irawati saat diwawancarai wartawan Senin 17 Januari 2022.

Adita melanjutkan bahwa penggunaan kereta api ini tidak hanya di Jabodetabek tapi juga ada luar Jawa dan Sumatera.

“Sehingga kami melihat bahwa apabila subsidi tersebut bisa direlokasi ke daerah-daerah lain yang lebih membutuhkan ini tentunya akan lebih bisa menegakkan azas keadilan dan pemerataan jadi itu yang pertama,” ungkap Adita Irawati.

Untuk alasan yang kedua menurut Adita adalah bahwa Kementerian Perhubungan bersama dengan pihak operator sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan pelayanan di stasiun maupun juga pelayanan di dalam kereta.

“Jadi kalau dilihat sekarang stasiun-stasiun khususnya stasiun KRL ini sudah sangat bagus juga nyaman bagi penumpang meskipun suasana Kita masih dalam suasana pandemik tapi pembangunan itu terus berjalan artinya memang pelayanan terus kita tingkatkan,”

Sementara itu, untuk alasan ketiga, kata Adita bahwa penyesuaian tarif ini sudah hampir 7 tahun dan ini tidak pernah dilakukan terakhir kali dilakukan pada tahun 2016.

“Dan ini juga satu hal yang selalu ditahan (kenaikan tarif KRL) karena kita terus melihat situasinya belum tepat pada saat kemarin”.

Dan saat ini, menurutnya, Kementerian Perhubungan berupaya melakukan penyesuaian agar subsidinya tetap bisa dinikmati juga oleh seluruh lapisan masyarakat tidak hanya di Jabodetabek.

“Tapi disesuaikan dengan kemampuan membayar dan tentunya juga agar operator dalam hal ini KAI dan KCI itu juga tetep kita bisa meningkatkan pelayanannya jadi semuanya diupayakan berimbang”.

Itulah kemudian Kementerian Perhubungan melakukan rencana penyesuaian tarif ini yang tentunya juga bekerjasama dengan berbagai pihak yang untuk mendapatkan masukan masyarakat.

Terkait waktu kapan wacana kenaikan tarif KRL ini Adita menjelaskan bahwa masih menampung masukkan.

“Ya jadi tentunya bulan, tanggal dan kapan ini (kenaikan tarif KRL) kami akan terus melakukan pembicaraan dan belum bisa disampaikan juga kapan tepatnya,1 April itu masih wacana,” kata Adita Irawati.

(Dede Eka Nurdiansyah)