Brunette blowing nose into tissue

Jakarta, Aktual.com — Sinusitis merupakan infeksi pada sinus yakni rongga di sekitar mata, pipi, dan juga hidung sehingga berisikan nanah berwarna kuning atau kehijauan berupa lendir.

Lendir biasanya dapat dikeluarkan melalui hidung maupun tenggorokan, namun jika Sinusitis dibiarkan berlarut, maka akan terjadi pembengkakan mukosa sinus yang menutup lubang lintasan dari sinus ke hidung dan tenggorokan.

Akibatnya nanah makin tertimbun di rongga sinus sehingga menyebabkan rasa tertekan dan nyeri pada daerah tersebut.

Penyebab sinusitis tentunya adanya infeksi yang disebabkan karena alergi hidung, atau pun jalur lintasan sinus ke tenggorokan. Infeksi ini menimbulkan lendir dimana lendir merupakan tempat baik untuk timbuhnya bakteri.

Gejala utama adanya Sinusitis:

1. Hidung tersumbat dan berair disertai Keluarnya lendir kental warna kuning atau kehijauan lewat hidung atau langit langit tenggorok.
2. Nyeri dan rasa tertekan pada daerah sinus yang terkena. Rasa nyeri dipicu bila daerah tersebut diketuk dengan jari (nyeri ketuk) atau bila kepala digelengkan dengan kuat.
3. Sinusitis maxillaris akan menimbulkan nyeri di pipi dan gigi atas,
4. Nyeri pada dahi bawah dan alis mata adalah sinusitis frontalis.
5. Nyeri dibelakang mata, pada puncak kepala, pada pelipis oleh karena Sinusitis sphenoid.
6. Nyeri dibalik mata oleh sinusitis ethmoid.
7. Sakit kepala, demam, batuk, berkurangnya penciuman dan taste lidah, bau tidak sedap dari mulut atau hidung.

Biasanya Pengobatan sinusisitis mengharuskan Anda melakukan pemeriksaan ke dokter specialis THT. Bahkan, pada tingkat yang parah, Anda harus melakukan operasi.

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengobati sinusitis sendiri.

1. Minum obat flu untuk mengurangi panas, nyeri dan hidung tersumbat dan obat pengencer lendir.
2. Minum banyak air untuk mengencerkan lendir.
3. Kompres muka dengan handuk yang dibasahi air hangat selama 10 menit beberapa kali sehari.
4. Bernafas dalam udara hangat yang lembab (steam shower) atau bernapas diatas uap panas (air mendidih di baskom)
5. Hindari udara terlalu dingin kering (ruang AC).
6. Irigasi hidung dengan air garam untuk menjaga agar lendir dan bakteri tercuci keluar.
7. Kumur air garam hangat.setengah gelas ditambah garam 1 sendok teh.
8. Dapat dipergunakan nasal spray sebagai dekongestan.
9. Apabila meniup melalui hidung, jangan terlalu kuat karena akan mendorong balik ledir kental kedalam sinus. Kedua lubang hidung tetap terbuka waktu meniup hidung pelan pelan.
Selain itu, Anda juga perlu memberikan pencegahan agar tidak terjadi sinusitis, di antaranya:

1. Obati segera bila menderita flu atau pilek alergi
2. Hindari kontak dengan penderita flu, bila telah terjadi kontak pisik, segera cuci tangan.
3. Hindari rokok karena asapnya dapat menyebabkan iritasi mukosa hidung dan sinus.
4. Hindari udara kering, pakailah alat pelembab udara.di rumah atau di kantor
5. Bila menderita alergi, hindari semua barang yang dapat memicu alergi
6. Dianjurkan banyak konsumsi sayur dan buah segar, minum vitamin A, B, C dan anti oksidan, Hindari produk susu dan turunannya dan makanan yang alergi.

Artikel ini ditulis oleh: