Dia melanjutkan, aspek koperasi yang membedakan yaitu hasil keuntungannya kembali ke anggotanya. Kalau aplikasi itu bisa berjalan, diharapkan juga menjadi trobosan baru untuk mengenalkan pemuda di usia milenial dalam sistem eknomi yang baru.

Menyoal potensi ekonomi, Reza juga menuturkan dirinya melihat potensi-potensi yang ada di anggota-anggota KNPI sehingga dibutuhkan sebuah wadah untuk mengakomodir.

“Saya ingin seluruh pengurus KNPI yang ada keinginan untuk maju, yang ingin mendapatkan penghasilan lebih dapat kita akomodir. Caranya ya perlu ada wadah, koperasi adalah wadah yang paling tepatlah saat ini,” tutur Reza yang juga didaulat sebagai Ketua Koperasi Nasional Pemuda KNPI ini.

Reza menjelaskan membentuk koperasi ini kurang lebih sebulan dan tidak ada hambatan berarti karena semua pihak mendukung. Reza juga menambahkan bahwa di aplikasi ini nanti nya akan di infokan berbagai agenda kegiatan KNPI.

“Insya Allah harga kita di aplikasi ini lebih murah dari pada harga di market, tiket pesawatnya lebih murah nanti. Benefit untuk Koperasi tentu saja anggota akan merasakan margin yang didapat dari penjualan-penjualan tersebut,” imbuhnya.

Namun, untuk sekarang memang baru internal yang bisa mengaksesnya. Tetapi sebenarnya prinsip koperasi ini terbuka, nanti semuanya bisa menjadi anggota.

“Kedepannya yang ingin menjadi anggota Koperasi, dapat mendaftar langsung melalui aplikasi tersebut, anytime anywhere. Mimpi nya dampak Koperasi ini dapat dirasakan ke seluruh elemen pemuda,” pungkas Reza.

(Abdul Hamid)