Sementara itu, kantor berita Jepang, Kyodo, melaporkan PBB sebenarnya sudah mengetahui bahwa Korea Utara berhasil mengakali sanksi internasional “secara sengaja dengan menggunakan saluran tidak langsung”.

Korea Utara berhasil memperoleh 270 juta dolar AS untuk ekspor barang, yang masuk dalam daftar sanksi, sejak Februari lalu.

Kurangnya penegakan sanksi telah membuat PBB gagal mencapai tujuan untuk memaksa Korea Utara menghentikan program pengembangan nuklir dan rudal, tulis Kyodo mengutip laporan rahasia dari PBB.

Dewan Keamanan PBB menjatuhkan sejumlah sanksi baru kepada Korea Utara pada 5 Agustus lalu. Sanksi itu diperkirakan bisa merugikan Pyongyang sebesar tiga trilyun dolar dalam bentuk ekspor.

Amerika Serikat saat ini menempatkan 28.000 tentara di Korea Selatan. Sekitar 17.500 di antaranya akan berpartisipasi dalam latihan militer pada Agustus.

Sejumlah negara lain juga terlibat dalam pelatihan militer itu, di antaranya adalah Australia, Inggris, Kanada, Kolombia, Denmark, Belanda dan Selandia Baru.

(Wisnu)