Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (tengah) Deisti Astriani Tagor (kiri) dan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko (kanan) saat safari ramadan di Jombang, Jawa Timur, Minggu (3/7). Safari ramadan ini diisi dengan pemberian santunan sebanyak 10.000 sembako untuk warga Jombang dari 306 desa di 21 kecamatan. Sementara untuk santunan, masing-masing 10 anak yatim per desa. AKTUAL/WARNOTO

Jombang, Aktual.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyebut pencalonan Bupati Nyono Suharli di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 ini tetap berlanjut, kendati yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan KPK.

“Di PKPU sudah jelas jika calon tidak bisa ikut pilkada, misalnya meninggal dunia, tidak bisa menjalankan tugas ke depan atau jadi keputusan pengadilan secara tetap. Jadi, kami tetap mengacu ke PKPU dan sepertinya tetap jalan (pencalonan Bupati Nyono),” kata Ketua KPU Kabupaten Jombang Muhaimin Sofi di Jombang, Minggu (4/2).

Walaupun di aturan sudah dijelaskan, Muhaimin mengatakan seluruh komisioner akan bertemu membahas masalah ini, guna memberikan pernyataan resmi terkait dengan kasus yang saat ini menimpa salah satu calon peserta Pilkada Kabupaten Jombang.

KPU Kabupaten Jombang, juga belum menetapkan seluruh calon menjadi peserta pilkada. Sesuai dengan aturan, penetapan peserta pilkada akan dilakukan pada 12 Februari mendatang, setelah berkas dukungan selesai diteliti. Tim masih melakukan pemeriksaan lebih detail terkait dengan berkas calon tersebut.

Hingga saat ini, tambah dia, juga belum ada partai pengusung ataupun partai pendukung yang mencabut dukungan pada bakal calon bupati tersebut, seiring dengan kejadian operasi tangkap tangan (OTT) pada Bupati Nyono Suharli.