Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi

Jakarta, Aktual.com — Peneliti anggaran dari Centre for Budget Analisys (CBA), Uchok Sky Khadafi menganggap kunjungan kerja (kunker) ketua MPR RI Zulkifli Hasan ke Tiongkok layaknya guyonan belaka.

Hal ini dikatakan terkait maraknya kontroversi kunker pejabat pimpinan DPR/MPR keluar negeri.

“Ketua MPR yang lucu dan pintar melawak. Tidak punya alasan kunjungan ke China, maka dibuat-buatlah alasan yang ngawur agar alasan ke luar dimaklumin rakyat,” ujar Uchok di Jakarta, Senin (21/9).

Uchok merasa heran dengan kunker ketua MPR RI tersebut yang dianggapnya tidak ada relevansinya dengan tugas pokok dan fungsi lembaga tinggi negara tersebut (MPR).

“Masak kerja MPR seperti presiden Jokowi, mengajak investor China. Memang waktu Jokowi ke China gagal ya mengajak investor China ke Indonesia? Sehingga diperlukan seorang pahlawan seperti ketua MPR agar investor China mau datang ke Indonesia,”

“Dan Ini kalau dilakukan seorang ketua MPR, benar-benar tugas pimpinan seorang ketua MPR, tidak paham hanya gara-gara ingin ke luar negeri,” imbuhnya.

Lebih lanjut Uchok mengatakan bahwa apa yang dilakukan ketua DPR dan Ketua MPR terkait kunker ke luar negeri, tak jauh berbeda dengan memboroskan uang rakyat.

“Ketua MPR dan DPR sama saja punya hoby sama. Yaitu hoby selalu jalan-jalan ke luar negeri, dan menghabiskan uang pajak rakyat. Alasan ketua DPR, dan MPR, sama juga, ingin mengundang investor ke Indonesia,” ketusnya.

Uchok menilai selama ini banyak investor asing enggan berinvestasi di Indonesia karena banyak kendala yang mereka keluhkan.

“Jadi, apa yang bisa dilakukan ketua MPR untuk menarik para investor untuk berinvestasi di Indonesia ditengah banyaknya kendala yang dialami para investor selama ini ? Padahal, investor tahu, susah menginvestasi di Indonesia karena masalah pembebasan tanah. Memang ketua MPR dan DPR mau jadi calo tanah?” ucap Uchok

()