Jakarta, Aktual.com — Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA berharap bisa menempatkan manusia untuk pertama kalinya di Planet Mars. Sementara itu, Badan Antariksa Eropa (ESA) mempunyai misi yang berbeda yakni menjelajah Bulan.

ESA mengatakan, ingin mendirikan tempat koloni manusia pada 2030 mendatang di Bulan. Namun, dalam beberapa dekade mendatang, ESA akan mengirim beberapa Astronot terbaiknya untuk pengujian (sampel) Bulan.

Tetapi, dalam pernyataan resminya, ESA menyatakan tidak akan bersaing dengan NASA. “Kerja sama internasional dan berpartisipasi dalam hal komersial (bisnis).”

Bulan manusia 2“Menuju Bulan, membayangkan serangkaian misi manusia dimulai pada awal tahun 2020 mendatang, di mana Astronot akan berinteraksi dengan robot di permukaan bulan dari orbit. Robot akan mendarat pertama, selanjutnya membuka jalan bagi manusia untuk menjelajah.”

“Akhirnya kita akan melihat dan membangun infrastruktur berkelanjutan untuk penelitian dan eksplorasi di mana manusia akan hidup dan bekerja untuk waktu yang lama di Bulan.”

“Di sini kita akan mempraktekkan pelajaran dari Stasiun Luar Angkasa Internasional, untuk membangun fasilitas mirip dengan apa yang kita lihat di Antartika saat ini. Di masa depan, Bulan bisa menjadi tempat seluruh negara di dunia dapat bekerja sama.”

Bulan manusia 3Untuk diketahui, misi ini akan dimulai pada tahun 2020 mendatang, ketika ESA mengirimkan pesawat Rusia Luna 27 ke kutub selatan Bulan dalam mengumpulkan sampel tanah untuk pengujian.

Tujuan jangka panjang misi ini sebenarnya yaitu, untuk memberikan pemahaman bagi para ilmuwan yang lebih baik dari sumber daya lunar seperti air es beku di Bulan. Dan, kami berharap untuk mengeksplorasi area dari Bulan yang sejauh ini masih menjadi misteri bagi umat manusia. (Sumber: NASA, Express.Co.Uk, Washington Post)

Artikel ini ditulis oleh: