Bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin saat mendaftar diri sebagai capres dan cawapres di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (10/8). Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang diusung sembilan partai politik secara resmi mendaftar sebagai calon presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Bakal calon wakil presiden Ma’ruf Amin menyebut sejumlah syarat menjadi ketua tim kampanye nasional untuk pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Ma’ruf mengatakan saat ini belum ditetapkan ketua tim kampanye nasional karena masih ada beberapa pertimbangan.

“Ya kan harus dipertimbangkan. Pertama tentu punya kapasitas, punya loyalitas, tidak ada resistensi, semua pihak koalisi menerima, dan memenuhi kriteria,” kata Ma’ruf di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (31/8).

Ketika ditanya terkait kemungkinan mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD masuk dan menjadi ketua tim kampanye nasional, Ma’ruf mengatakan hal itu juga dipertimbangkan.

“Semua saja (bisa),” tambah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Ma’ruf mengatakan dalam kampanye yang akan dimulai pada 23 September, pihaknya akan menyasar pemilih muslim di semua kalangan.

“(Targetnya) semua, perkotaan, pedesaan, pegunungan. Semuanya, nggak hanya perkotaan,” ujarnya.

Ant.

(Teuku Wildan)