Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri, bersama Sekjen Kemnaker Abdul Wahab Bangkona, memimpin rapat pimpinan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Rabu (1/6/2016). Rapat membahas tindak lanjut hasil lawatan Menteri ke Timur Tengah, Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab.

Jakarta, Aktual.com-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri kwatir demonstrasi buruh tanggal 2 Desember berbarengan dengan Aksi Bela Islam III akan memperkeruh kondisi politik nasional.

“Dikhawatirkan akan memperkeruh suasana politik yang sedang menghangat. Aspirasi buruh baiknya disampaikan dengan cara yang lebih baik,” ujarnya di Jakarta, Rabu (23/11).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini justru mempertanyakan alasan buruh menggelar aksi bebarengan dengan umat muslim.”Demonstrasi itu hak. Namun, ada baiknya jika kawan-kawan buruh tak diikutkan dalam aksi 2 Desember. Sebab, untuk demonstrasi buruh kan bisa dilakukan di waktu lain. Mengapa harus bersamaan dengan aksi di hari itu ?,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya 1 juta buruh diperkirakan akan ikut dalam aksi tanggal 2 Desember mendatang. Aksi juga akan digelar di 20 provinsi dan 250 kabupaten/kota di Indonesia. Presiden Konfrderasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan 500 ribu buruh se Jabodetabek akan berpartisipasi.

*Soemitro

Artikel ini ditulis oleh: