Selat Hormuz. Aktual/AP

Washington, aktual.com – Sekretaris Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS), John Phelan, resmi mengundurkan diri dari jabatannya dan berlaku efektif segera. Pengumuman tersebut disampaikan Departemen Pertahanan AS, menandai pengunduran diri terbaru dari jajaran pejabat tinggi Pentagon di tengah memanasnya konflik dengan Iran.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengumumkan keputusan itu melalui unggahan di platform X. Namun, ia tidak merinci alasan di balik pengunduran diri tersebut. Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah Phelan mundur atas keinginan pribadi atau diberhentikan.

Kepergian mendadak ini terjadi saat Angkatan Laut AS tengah memimpin operasi blokade di Selat Hormuz—jalur strategis energi global—yang disebut sebagai salah satu operasi militer terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Phelan menambah daftar pejabat tinggi Pentagon yang hengkang sejak konflik Iran pecah. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Pete Hegseth dilaporkan meminta Kepala Staf Angkatan Darat, Randy George, untuk melepaskan jabatannya pada awal bulan ini.

Sebelum menjabat, Phelan diketahui dinominasikan oleh Donald Trump. Ia merupakan seorang pengusaha sekaligus donor kampanye. Selama memimpin, Phelan turut mengawasi program modernisasi besar-besaran industri galangan kapal AS, seiring dorongan pemerintah untuk mengamankan pendanaan baru senilai puluhan miliar dolar guna memperluas armada Angkatan Laut.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk langkahnya di masa depan,” ujar Parnell singkat.

Dengan mundurnya Phelan, Wakil Sekretaris Angkatan Laut, Hung Cao, kini ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris AL. Hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan tersebut.

Dari sisi latar belakang, Phelan merupakan salah satu pendiri MSD Capital, perusahaan yang mengelola kekayaan keluarga pendiri perusahaan komputer Michael Dell. Ia juga mendirikan Rugger Management, firma investasi swasta berbasis di Palm Beach, Florida.

Sementara itu, Hung Cao memiliki latar belakang militer yang kuat. Lahir di Vietnam Selatan, ia bermigrasi ke AS pada 1975 pasca runtuhnya negara tersebut. Lulusan Akademi Angkatan Laut ini kemudian berkarier di sektor swasta sebagai Wakil Presiden di CACI International, perusahaan kontraktor teknologi informasi pemerintah. Cao juga sempat mencalonkan diri sebagai senator AS dari Virginia pada 2024, namun belum berhasil meraih kursi tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt