Jakarta, Aktual.com — Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan bahwa kesadaran bela negara itu penting untuk ditanamkan kepada seluruh warga negara sebagai bentuk revolusi mental.

“Hal ini dilakukan sekaligus untuk membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas ancaman guna mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh,” kata Menhan di Kampus Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Kamis (12/11).

Menurutnya, kesadaran bela negara yang diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara merupakan “soft power” bangsa.

“Bahkan akan memberikan “detterence effect” bagi negara lain yang ingin mencoba mengganggu kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa,” kata Menhan.

Menhan menjelaskan, kesadaran bela negara pada hakikatnya dimaksudkan untuk mewujudkan warga negara yang memiliki kesadaran sikap, dan perilaku yang menjunjung tinggi pentingnya aktualisasi nilai-nilai bela negara.

“Antara lain cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta mempunyai kemampuan awal bela negara baik psikis maupun fisik,” ucap Menhan.

Melalui bela negara, kata dia, diharapkan terbangun karakter disiplin, optimisme, kerja sama, dan kepemimpinan untuk turut serta menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

(Ant)

(Nebby)