Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto saat konferensi pers di Jakarta, Senin (1/10/2018). Wiranto mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada sedikitnya 18 negara yang telah menawarkan bantuannya kepada Indonesia untuk menangani korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan ledakan yang terjadi di parkir timur Gelora Bung Karno, disebabkan petasan yang dilakukan orang usil.

“Saya sudah dapat laporan Kapolda dan Pangdam. Itu ledakan dari petasan yang besar, mungkin ada yang usil,” katanya ditulis Senin (18/2).

Wiranto mengatakan ledakan itu bukan merupakan ancaman. Dia meminta seluruh pihak tidak berspekulasi.

“Nggak usah mengada-ada, nggak usah mengarang. Sementara penjelasan Kapolda yang langsung di lokasi ledakan, diidentifikasi dari mercon besar. Kita dalami lagi,” ujar Wiranto.

Sementara itu kedua capres baik Jokowi dan Prabowo secara terpisah dijumpai pasca-debat, mengaku belum mengetahui ihwal ledakan itu. Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di Parkir Timur GBK, di dekat Hotel Sultan yang merupakan lokasi debat capres putaran kedua, Minggu malam.

Parkir Timur GBK sendiri merupakan area yang disediakan KPU RI bagi relawan kedua pasangan capres-cawapres untuk menyaksikan debat bersama-sama.

(Abdul Hamid)