Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kana) bersama Anggota Wantimpres Hasyim Muzadi (kiri) saat melakukan pertemuan di Kantor Kementrian Agama, Jakarta, Jumat (18/3/2016). Pertemuan tersebut membahas mengenai langkah sosialisasi bahaya narkoba melalui tokoh agama dan pesantren.

Jakarta, Aktual.com – Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin turut berbelasungkawa atas meninggalnya mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi pada pukul 06.00 WIB, Kamis (16/3), di Malang, Jawa Timur. Lukman mengaku sangat kehilangan sosok ulama sepuh tersebut.

“Tentu kita semua sangat kehilangan dengan berpulangnya KH Hasyim Muzadi karena beliau kita kenal sebagai tokoh ulama yang amat diperlukan oleh bangsa ini,” ujar Lukman di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (16/3).

Menurut Lukman, Kyai Hasyim memiliki wawasan yang sangat luas dan memiliki komitmen ke-Indonesia-an yang luar biasa.

“Beliau selalu menebarkan kesejukkan dalam ceramah-ceramah keagamaannya. Jadi, saya merasa kita semua kehilangan,” ungkapnya

“Mudah-mudahan beberapa santrinya dan kita semua mampu melanjutkan apa yang menjadi cita-cita beliau,” tambah Lukman.

KH Hasyim Muzadi wafat di kediamannya di Pondok Pesantren Al Hikam di Malang, Jawa Timur, Kamis (16/3) pagi, sekitar pukul 06.15 WIB.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Pondok Pesantren Al Hikam 2 di Depok, Jawa Barat.

Sebelum diterbangkan ke Depok, KH Hasyim Muzadi terlebih dahulu akan dishalatkan di Masjid Al Ghozali yang ada di komplek Pondok Pesantren Al Hikam, Kota Malang.

KH Hasyim Muzadi sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang, sebelum meninggal dunia.

Nailin In Saroh

(Arbie Marwan)