Ngawi, Aktual.com – Komuditas utama di Kota Ngawi, Jawa Timur sendiri adalah padi dan jagung, sedangkan ubi jalar merupakan tujuh dari komuditas tanaman pangan di Ngawi, itu dikatakan oleh Muh Hasan Zunairi, SP Kasi Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi.

Ubi jalar ini hanya bisa di budidayakan di daerah tertentu, ada empat wilayah kecamatan di Ngawi yakni Kecamatan Sine, Jogorogo, Ngrambe dan Kendal. “Ke empat kecamatan itu semuanya berada di lereng gunung lawu,” kata Hasan, Rabu (16/6).

Ubi jalar bukan termasuk komuditas unggulan, tapi memang cara budidaya ini masih banyak dilakukan di keempat kecamatan seperti diatas.

Tambahnya, pada tahun 2020 seberat 28,5 ribu ton ubi jalar diproduksi dari 996 hektar garapan dengan asumsi rata-rata 27 Ton per hektarnya

Untuk pangsa pasarnya, Hasan menjelaskan itu yang perlu ditekankan lagi, karena selama ini ubi jalar memang pangsa pasarnya langsung di ambil tengkulak.

Mungkin, menurut Hasan, kedepannya dinas terkait bisa mengcover hasil dari pasca panennya, karena ubi jalar ini bisa dijadikan olahan seperti keripik yang bisa menambah pundi ekonomi masyarakat.

“Ubi jalar yang pas di budidayakan di Ngawi menggunakan jenis ubi jalar majalengka,” tutupnya.

(Ridho)

(Nusantara Network)