Jakarta, Aktual.com — Sekitar 40 organisasi masyarakat dan aktivis mendeklarasikan diri sebagai Pembela Pancasila pada Deklarasi ‘Front Nasional’ di Gedung Perintis Kemerdekaan (Gedung Pola), Jl. Proklamasi No.56, Jakarta Pusat, Rabu, (29/7).

Pendeklarasian tersebut karena pelaksanaan Amandemen UUD 1945 tahun 1999-2002 yang dianggap melenceng dan kebablasan, sehingga mengakibatkan bangsa Indonesia mengalami krisis di segala bidang kehidupan kebangsaan.

Ketua Front Nasional Letjen MAR (Purn) Suharto mengatakan dengan berkumpulnya semua elemen dalam deklarasi ini merupakan titik awal memperbaiki Republik Indonesia.

“Apa jadinya kalau kita tidak kembali pada undang-undang. Mngkin kita akan jadi aborigin di negara ini,” ujar Suharto, dalam sambutannya.

Suharto menilai sekecil apapun yang bisa disumbangkan untuk negara itu lebih baik dilakukan daripada mengekor kerusakan yang lebih parah.

“Satu dua dekade lagi kita sudah tidak punya republik. Anak cucu kita akan mengutuk kita, apa kerjaannya kakek kita dulu. Apa kerjaannya cuma jual negara aja?” cetusnya.

Front Nasional akan membentuk forum diskusi yang keynot speaker-nya sudah disanggupi tokoh nasional, sambil menegaskan untuk tetap membangun kesadaran bahwa RI ini akan tetap jaya bila kembali ke UUD 1945.

“Teruskan perjuangan demi bangsa Indonesia,” serunya.

Untuk diketahui, organisasi dan elemen yang tercatat dalam deklarasi FRONT NASIONAL, yakni :

01. Aliansi Nasionalis Indonesia (ANINDO)
02. Pemuda Demokrat 1947
03. FKPPI
04. Pemuda Pancasila
05. Pemuda Panca Marga
06. Aliansi Nasionalis Nahdiyin (ANN)
07. Gerakan Relawan Rakyat (GERRAK) Prabowo
08. Garda FBR
09. Forum Bumiputera
10. Bangsawan Muda
11. Front Nasional Pancasila
12. Masyarakat Pesisir dan Maritim Indonesia
13. Rajawali Nusantara
14. Masyarakat Musyawarah Mufakat
15. Forum Renovasi Indonesia
16. Unity in Diversity
17. Sahabat Nusantara
18. Genep Dara
19. Rakyat Bergerak
20. Gerakan Pemuda Nasional Indonesia
21. Forum Komunikasi 124
22. Gerakan Sumpah Pemuda Indonesia 1928
23. Koalisi Nusantara Bersatu
24. Patriot Proklamasi
25. Angkatan Muda Marhaen
26. Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (PETIR)
27. Gerakan Spirit Pancasila
28. Jakarta Parlemen Watch (JPW)
29. Kaukus Muda NU
30. Laskar SANTRI
31. Garda Nusantara
32. Grahana Casta
33. Forum Kajian Hukum & Konstitusi (FKHK)
34. Relawan Desa Nusantara
35. Koalisi Masyarakat Pendukung (Kampung) Prabowo
36. Gerakan Bela Negara
37. Rakyat Merah Putih
38. Pencak Silat Pendidikan Pancasila Sakti
39. Front Nasionalis 45
40. Forum Komunikasi Ulama & Masyarakat (DPP FORKUM). (nai)

Artikel ini ditulis oleh: