Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

Ankara, aktual.com – Kubu oposisi utama Pemimpin Partai Republik Rakyat (CHP), Kemal Kılıçdaroğlu mengajukan bukti lewat pengacaranya kepada pengadilan Turki pada hari Senin (24/2), tentang bukti autentik berupa rekaman audio yang bocor selama penyelidikan korupsi tahun 2013. Kasus itu diduga melibatkan keluarga Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan para pejabat lain dari partai yang berkuasa.
Pengacara sekaligus adik kandung Kemal, Celal Kılıçdaroğlu, mengajukan laporan dari para ahli untuk mengkonfirmasi bahwa bukti yang mereka miliki adalah rekaman asli, yang dianggap palsu oleh pemerintah. Bantahan itu dinilai merupakan salah satu cara dari Erdogan untuk menangkal isu.

Dilansir dari Ahval News, pada bulan Desember 2013, polisi Turki menangkap anak-anak dari tiga menteri kabinet dan puluhan lainnya, termasuk pengusaha terkemuka yang dikenal dekat dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP). Partai ini merupakan pendukung utama Erdogan.
Adapun ketiga menteri tersebut langsung mengundurkan diri dari kabinet.

Ketiga menteri tersebut adalah Menteri Ekonomi, Zafer Caglayan; Menteri Dalam Negeri, Muammar Guler; dan Menteri Lingkungan Hidup, Erdogan Bayraktar. Polisi menangkap mereka karena dicurigai melakukan korupsi, penyuapan, dan kecurangan.

Adapun rekaman dalam audio tersebut menunjukkan seseorang yang diduga Presiden Erdogan yang tengah berbicara kepada putranya, Necmettin Bilal.

Mereka diduga melakukan komunikasi membicarakan terkait masalah sejumlah dana. Tidak lama setelah penangkapan, Erdogan kemudian mengutuk temuan itu dan menyatakan rekaman audio berupa percakapan itu hanyalah karangan belaka.

(Tino Oktaviano)