10 April 2026
Beranda blog Halaman 196

Menuju Perubahan Kelima UUD 1945 sebagai Jalan Pemulihan Kedaulatan Rakyat

Rinto Setiyawan , A.Md., S.H., CTP Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Wakil Direktur Sekolah Negarawan (Aktual)
Rinto Setiyawan , A.Md., S.H., CTP Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Wakil Direktur Sekolah Negarawan (Aktual)

Oleh: Rinto Setiyawan , A.Md., S.H., CTP
Ketua Umum Ikatan Wajib Pajak Indonesia, Anggota Majelis Tinggi Partai X, Wakil Direktur Sekolah Negarawan

Jakarta, aktual.com – Kedaulatan rakyat bukan sekadar slogan yang dibacakan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar. Ia adalah fondasi legitimasi negara. Ketika kedaulatan rakyat melemah, negara kehilangan arah, dan ketika kedaulatan rakyat dibajak, demokrasi berubah menjadi prosedur tanpa jiwa.

Pertanyaan mendasarnya sederhana namun mendalam adalah, apakah hari ini rakyat benar-benar menjadi pemegang kedaulatan, atau hanya menjadi objek legitimasi lima tahunan?

Selama dua dekade terakhir, praktik demokrasi Indonesia lebih banyak bergerak dalam ruang elektoral-prosedural. Pemilu diselenggarakan secara rutin, partai politik berkompetisi, survei dan opini publik menjadi rujukan. Namun di balik itu, muncul gejala yang semakin sulit diabaikan yaitu biaya politik yang tinggi, dominasi pemodal dalam proses demokrasi, serta tumpang tindih kewenangan antar lembaga negara yang menciptakan kebuntuan kebijakan.

Demokrasi berjalan, tetapi kedaulatan tidak selalu terasa di tangan rakyat.

Kedaulatan yang Tereduksi

Konstitusi pasca-amandemen memang membuka ruang partisipasi politik yang lebih luas. Namun pada saat yang sama, struktur ketatanegaraan mengalami fragmentasi kewenangan yang tidak selalu terintegrasi dalam satu desain arsitektur yang utuh. Negara berjalan dengan banyak pusat kekuasaan, tetapi tanpa pusat arah yang jelas.

Dalam situasi seperti ini, rakyat sering kali menjadi pemilih, tetapi tidak menjadi penentu arah negara. Partai dapat dikuasai modal. Survei dapat dipengaruhi kepentingan. Media dapat digerakkan oleh kekuatan ekonomi. Maka kedaulatan yang seharusnya berada di tangan rakyat perlahan terdistribusi ke tangan aktor-aktor non-konstitusional.

Di sinilah urgensi Perubahan Kelima UUD 1945 menemukan relevansinya.

Bukan Sekadar Amandemen, Melainkan Pemulihan

Perubahan Kelima tidak boleh dipahami sebagai pembongkaran negara, melainkan sebagai koreksi desain. Negara tidak runtuh, tetapi perlu ditata ulang. Konstitusi bukan kitab suci yang kebal dari evaluasi. Ia adalah instrumen rasional yang harus selalu diuji kesesuaiannya dengan tujuan negara yakni melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Pemulihan kedaulatan rakyat berarti:

•⁠ ⁠Menegaskan kembali pembedaan tegas antara negara dan pemerintah.
•⁠ ⁠Menguatkan lembaga negara sebagai penjaga kedaulatan, bukan sekadar alat politik kekuasaan.
•⁠ ⁠Mengembalikan supremasi Pancasila sebagai filosofi dasar, bukan sekadar simbol.
•⁠ ⁠Menata ulang relasi kekuasaan agar tidak terjadi dominasi satu cabang atas yang lain.

Perubahan Kelima harus menjadi momentum untuk memperjelas siapa pemilik negara dan siapa pelaksana mandat.

Kedaulatan Bukan Sekadar Hak Memilih

Selama ini, kedaulatan sering direduksi menjadi hak memilih dalam pemilu. Padahal kedaulatan rakyat jauh melampaui itu. Ia menyangkut kontrol moral atas kekuasaan, keterlibatan substantif dalam arah pembangunan, dan jaminan bahwa kebijakan publik benar-benar berpihak pada sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan rakyat.

Jika struktur negara membuat kebijakan mudah dipengaruhi oleh oligarki ekonomi, maka yang rusak bukan hanya praktik politik, tetapi desain konstitusinya. Karena itu, Perubahan Kelima perlu berani menata ulang mekanisme representasi, mekanisme seleksi kepemimpinan, dan sistem pengawasan kekuasaan secara lebih rasional dan berbasis merit.

Kedaulatan rakyat harus dilembagakan, bukan sekadar diasumsikan.

Keberanian Konstitusional

Setiap perubahan besar dalam sejarah bangsa selalu menuntut keberanian konstitusional. Tahun 1945 adalah keberanian mendirikan negara. Reformasi 1998 adalah keberanian membatasi kekuasaan. Hari ini, tantangannya adalah keberanian memperbaiki desain agar negara tidak terus terseret oleh kepentingan jangka pendek.

Menuju Perubahan Kelima UUD 1945 bukanlah wacana elitis. Ia adalah ajakan untuk berpikir ulang tentang masa depan republik. Apakah kita ingin terus mempertahankan sistem yang menghasilkan biaya politik tinggi dan fragmentasi kewenangan? Ataukah kita berani menata ulang agar kedaulatan benar-benar kembali ke tangan rakyat?

Sejarah tidak berpihak kepada mereka yang takut melakukan koreksi. Ia berpihak kepada bangsa yang berani mengevaluasi diri.

Perubahan Kelima UUD 1945 harus dipandang sebagai jalan pemulihan atau jalan untuk mengembalikan negara kepada pemilik sejatinya yaitu rakyat Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Sabet Penghargaan, Jeep Wrangler Rubicon dan Citroën ë-C3 Tegaskan Kekuatan di Segmen Masing-Masing

Jakarta, Aktual.com — Kemenangan Jeep Wrangler Rubicon dan Citroën ë-C3 di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menegaskan kekuatan masing-masing model di segmen berbeda. Dominasi Rubicon di kelas adventure premium dan agresivitas ë-C3 di ranah kendaraan listrik kompak memperlihatkan arah pasar otomotif Indonesia yang kian tersegmentasi.

Model Rubicon dari Jeep kembali meneguhkan reputasinya sebagai SUV off-road premium yang mengandalkan ketangguhan dan karakter ikonik. Penghargaan yang diraih di IIMS 2026 menunjukkan bahwa pasar kendaraan petualang berharga tinggi masih memiliki basis konsumen loyal di Indonesia, terutama dari kalangan pecinta aktivitas outdoor dan komunitas off-road.

Secara produk, Rubicon menawarkan kombinasi mesin bertenaga, sistem penggerak empat roda mumpuni, serta desain maskulin yang konsisten dengan DNA Jeep. Faktor inilah yang membuat model tersebut tetap relevan meski tren elektrifikasi mulai menguat di industri otomotif global.

Di sisi lain, Citroën ë-C3 tampil sebagai penantang serius di segmen kendaraan listrik kompak. Model besutan Citroën ini mencuri perhatian berkat positioning harga yang lebih terjangkau dibanding sebagian rival EV di Indonesia. Strategi tersebut dinilai tepat untuk memperluas adopsi kendaraan listrik di pasar mass market.

Pengamat otomotif melihat kemenangan ë-C3 sebagai sinyal bahwa fase awal elektrifikasi di Indonesia mulai bergeser dari sekadar produk niche menuju pasar yang lebih luas. Kombinasi desain urban, efisiensi energi, dan harga kompetitif menjadi kunci daya tarik model ini.

Secara industri, hasil IIMS 2026 memperlihatkan peta pasar yang semakin terbelah jelas: segmen premium tetap bertumpu pada emotional value dan performa, sementara segmen elektrifikasi mengandalkan efisiensi biaya dan teknologi ramah lingkungan. Produsen otomotif diperkirakan akan semakin agresif menghadirkan produk yang sangat spesifik menyasar ceruk konsumen.

Dengan momentum ini, persaingan di pasar otomotif nasional diprediksi makin tajam sepanjang 2026, baik di lini SUV premium maupun kendaraan listrik kompak.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Update Banjir Grobogan: Ribuan KK Terdampak, Sejumlah Tanggul Sungai Jebol

Jakarta, Aktual.com — Banjir melanda 34 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Senin (16/2) pukul 02.00 WIB. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas tinggi sejak Minggu (15/2) pukul 21.00 WIB hingga Senin (16/2) pukul 05.00 WIB, serta kiriman air dari hulu Sungai Glugu, Sungai Jajar, dan Sungai Tuntang yang menyebabkan sungai meluap.

“Total sebanyak 5.214 kepala keluarga (KK) terdampak dan satu unit rumah dilaporkan rusak berat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).

Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan menunjukkan banjir melanda wilayah seperti Kecamatan Kedungjati. Tujuh desa terdampak akibat luapan Sungai Tuntang dengan tinggi muka air 20–40 sentimeter. Rinciannya: Desa Klitikan (123 KK), Desa Kedungjati (98 KK), Desa Wates (1.000 KK), Desa Jumo (310 KK), Desa Deras (450 KK), Desa Kalimaro (321 KK), dan Desa Padas (60 KK). Saat ini genangan di wilayah tersebut telah surut.

Di Kecamatan Tegowanu, banjir merendam Desa Tajemsari dengan 171 KK terdampak di Dusun Kendalsari dan Mlangi, Desa Sukorejo sebanyak 600 KK, serta Desa Kebonagung sebanyak 526 KK dan 102 hektare sawah. Ketinggian air berkisar 20–100 sentimeter. Tanggul Sungai Cabean di Desa Tajemsari dilaporkan jebol, sementara tanggul Sungai Jratun di Dusun Mbaru, Desa Kebonagung, juga mengalami kerusakan. Kondisi saat ini berangsur surut.

Selanjutnya, di Kecamatan Gubug, Desa Penadaran terdampak di tiga dusun dengan tinggi air 30–50 sentimeter dan kini telah surut. Namun, kerja bakti peninggian tanggul Sungai Tuntang terus dilakukan untuk mencegah luapan susulan.

Di Kecamatan Purwodadi, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah. Di Kelurahan Purwodadi tercatat 584 KK terdampak yang tersebar di lingkungan Jajar, Kemasan, Jetis Barat, Jetis Selatan, Simpang Utara, dan Banaran. Di Kelurahan Kalongan, Perumahan Permata Hijau terdampak cukup signifikan dengan ketinggian air mencapai satu meter dan 1.180 KK terdampak. Sementara itu, Desa Karanganyar (Dusun Karangasem) dan Desa Ngraji masih tergenang dengan tinggi air 20–50 sentimeter.

Di Kecamatan Karangrayung, banjir terjadi di Desa Karangsono dan Desa Mojoagung. Tanggul Sungai Jajar Baru di Dusun Krasak dan Dusun Klampisan, Desa Mojoagung, jebol dengan panjang masing-masing sekitar 15 meter sehingga air masuk ke permukiman warga. Saat ini genangan berangsur surut dan tersisa di beberapa ruas jalan desa.

Di Kecamatan Geyer, tiga rumah di Desa Bangsri sempat terendam setinggi 25 sentimeter dan kini telah surut. Di Kecamatan Toroh, sembilan desa terdampak, antara lain Desa Tambirejo (200 KK di tiga dusun), Katong, Sugihan, dan sejumlah desa lainnya dengan ketinggian air 30–50 sentimeter. Kondisi di wilayah ini berangsur surut.

Di Kecamatan Pulokulon, Desa Karangharjo, khususnya Dusun Legundi, terdampak luapan Sungai Peganjing setinggi 50 sentimeter dan 30 warga melakukan evakuasi mandiri. Sementara itu, di Kecamatan Penawangan sedikitnya enam desa terdampak, termasuk Desa Leyangan, Toko, Sedadi, Tunggu, Karangwader, dan Pengkol. Hingga siang hari, beberapa desa di kecamatan ini masih tergenang.

Selain berdampak pada permukiman, banjir juga mengganggu transportasi nasional. Perjalanan kereta api lintas utara rute Jakarta–Surabaya terkendala akibat rel terendam banjir di Km 32 pada petak jalur antara Karangjati dan Gubug. Petugas melakukan pengamanan dan penanganan untuk memastikan keselamatan operasional.

Hingga pukul 14.00 WIB, pantauan tinggi muka air di Bendung Sedadi menunjukkan elevasi 26,68 mdpl atau berada pada level siaga dan berangsur turun. Namun, Pos Menduran mencatat tren kenaikan debit air. BNPB terus berkoordinasi bersama BPBD dan unsur terkait dalam upaya penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga, distribusi logistik, pemantauan lapangan, hingga penguatan tanggul darurat di sejumlah titik.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan berintensitas tinggi masih terjadi dalam dua hari ke depan. Dengan kondisi tanggul jebol di beberapa lokasi dan debit sungai yang masih fluktuatif, ancaman banjir susulan tetap ada.

“BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila debit air kembali meningkat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat banjir di Grobogan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

PN Jakpus Alihkan Penahanan Delpedro dkk Jadi Tahanan Kota, Tetap Wajib Lapor

Terdakwa kasus dugaan penghasutan aksi demonstrasi Syahdan Husein (kedua kanan), Delpedro Marhaen (kiri), Muzaffar Salim (kedua kiri) dan Khariq Anhar (kanan) memberi keterangan usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (29/12/2025). Sidang tersebut beragendakan pembacaan jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Terdakwa kasus dugaan penghasutan aksi demonstrasi Syahdan Husein (kedua kanan), Delpedro Marhaen (kiri), Muzaffar Salim (kedua kiri) dan Khariq Anhar (kanan) memberi keterangan usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (29/12/2025). Sidang tersebut beragendakan pembacaan jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi terdakwa. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar

Jakarta, aktual.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan pengalihan status penahanan tiga terdakwa kasus dugaan penghasutan, yakni Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen Rismansyah, admin @gejayanmemanggil Syahdan Husein, serta staf Lokataru Foundation Muzaffar Salim, dari tahanan rutan menjadi tahanan kota.

Juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Sunoto, menyampaikan bahwa keputusan tersebut ditetapkan pada 13 Februari 2026.

“Benar, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menetapkan pengalihan penahanan terhadap tiga orang Terdakwa dari Tahanan Rutan menjadi Tahanan Kota pada tanggal 13 Februari 2026, berdasarkan Pasal 108 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP,” ujar Sunoto dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Ia menegaskan bahwa pengalihan penahanan bukan berarti pembebasan. Para terdakwa tetap berstatus tahanan dan dikenai sejumlah kewajiban, termasuk wajib lapor serta larangan bepergian ke luar kota tanpa izin.

“Perlu ditegaskan, pengalihan penahanan bukan pembebasan. Para Terdakwa tetap berstatus tahanan dengan kewajiban wajib lapor, tidak boleh keluar kota tanpa izin, dan wajib hadir di setiap persidangan. Persidangan tetap berjalan sesuai jadwal,” ujarnya.

Sebelumnya, majelis hakim juga telah mengalihkan penahanan terdakwa lain dalam perkara yang sama, yakni mahasiswa Universitas Riau Khariq Anhar, dengan pertimbangan kondisi kesehatan dan trauma yang dialaminya.

Adapun untuk Delpedro, Syahdan, dan Muzaffar, majelis mempertimbangkan alasan yang berbeda. Delpedro diberikan pengalihan penahanan karena alasan pendidikan, sebagai mahasiswa aktif program magister yang tengah menyelesaikan tesis dengan batas waktu Mei 2026.

Muzaffar memperoleh pengalihan karena tanggung jawab keluarga, yakni merawat orang tua lanjut usia, termasuk ibunya yang menderita penyakit jantung dan memerlukan pendampingan kontrol rutin.

Sementara Syahdan dipertimbangkan dari sisi kesehatan, karena merupakan penyandang disabilitas mental yang membutuhkan konsultasi psikiater secara berkala.

“Seluruh permohonan dilengkapi dokumen pendukung dan jaminan tertulis dari keluarga,” ujar Sunoto.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Emas Tergelincir Tajam, Kini di Bawah Level Psikologis US$5.000/Troy Ons

Ilustrasi - Emas batangan. ANTARA/HO-Bos Emas Indonesia

Jakarta, aktual.com – Harga emas turun di bawah US$5.000 per troy ons, karena para pelaku pasar melakukan aksi ambil untung setelah kenaikan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh data inflasi AS yang lebih ringan.

Logam mulia tersebut sempat merosot hingga 1,5%, setelah melonjak 2,4% pada Jumat, ketika kenaikan moderat dalam indeks harga konsumen AS untuk Januari meredakan kekhawatiran akan lonjakan yang lebih besar.

Hal ini memperkuat alasan bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga, sebuah sentimen positif bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil bunga.

“Pasar masih berada dalam fase penyeimbangan antara pelaku bullish dan bearish, tanpa katalis yang jelas untuk menembus kisaran harga,” ujar Dilin Wu, analis strategi di Pepperstone Group Ltd., dalam sebuah catatan.

“Di level US$5.100, beberapa upaya untuk mendorong harga lebih tinggi gagal, karena aksi ambil untung di puncak memicu tekanan jual,” katanya.

Dengan pasar di China tutup pekan ini untuk libur Tahun Baru Imlek, likuiditas lebih tipis dari biasanya selama jam perdagangan Asia.

Permintaan logam mulia di negara tersebut sangat tinggi dalam beberapa bulan terakhir, mendorong otoritas di pusat ritel Shenzhen untuk mengeluarkan peringatan keras terhadap “aktivitas perdagangan emas ilegal,” mulai dari aplikasi yang menawarkan leverage kepada investor ritel hingga siaran langsung daring yang mempromosikan penjualan emas batangan.

Emas sempat melonjak ke rekor di atas US$5.595 per ons pada akhir Januari seiring gelombang pembelian spekulatif yang mendorong reli multi-tahun hingga titik jenuh.

Aksi jual tajam selama dua hari di awal bulan menyeret harga hampir ke US$4.400, namun sejak itu emas telah memulihkan sekitar separuh kerugiannya dalam perdagangan yang bergejolak.

Pergerakan harga terbaru mencerminkan “konsolidasi yang tertib dan aksi ambil untung ringan” setelah penembusan di atas US$5.000 yang mengikuti data inflasi AS pada Jumat, kata Hebe Chen, analis di Vantage Markets di Melbourne. Pasar AS juga tutup pada Senin untuk libur Presidents’ Day.

Banyak bank memperkirakan emas akan kembali melanjutkan tren kenaikan, dengan alasan bahwa faktor pendorong reli multi-tahun masih tetap ada — termasuk ketegangan geopolitik, pertanyaan atas independensi The Fed, serta pergeseran yang lebih luas dari aset tradisional seperti mata uang dan obligasi pemerintah.

ANZ Group Holdings Ltd. mengatakan pihaknya memperkirakan emas akan mencapai US$5.800 per ons pada kuartal kedua, bergabung dengan sejumlah lembaga keuangan lain yang memproyeksikan harga lebih tinggi.

“Secara struktural, logam ini terus menunjukkan ketahanan — latar belakang makro cukup solid namun tidak mengganggu, dan level dukungan teknikal tetap terjaga,” kata Chen.

Emas spot turun 1% menjadi US$4.989,64 per ons pada pukul 14.10 waktu Singapura. Perak melemah 1,8% menjadi US$76,03 per ons.

Platinum dan paladium juga diperdagangkan sedikit lebih rendah. Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang mengukur kinerja dolar AS, naik tipis 0,1%.

Komisi IX Minta Pengawasan Ketat Program MBG, Cegah Insiden dan Pastikan Tepat Sasaran

Ilustrasi: Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian saat memberikan sambutan pada salah satu kegiatan di Bandarlampung. ANTARA/HO-Istimewa
Ilustrasi: Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian saat memberikan sambutan pada salah satu kegiatan di Bandarlampung. ANTARA/HO-Istimewa

Bandarlampung, aktual.com – Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian meminta agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dilakukan dengan pengawasan ketat agar pelaksanaannya tepat sasaran dan benar-benar mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Tentunya, pengawasan ketat terhadap MBG dari pihak-pihak terkait sangat penting supaya pelaksanaan di lapangan tepat sasaran,” katanya di Bandarlampung, Minggu (15/2).

Menurut dia, program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan persoalan gizi buruk yang masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai daerah di Indonesia.

“MBG ini salah satu program strategis untuk menjawab tantangan gizi buruk di Indonesia. Dengan pelaksanaan yang tepat, program ini dapat mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM),” kata dia.

Ia menilai Program MBG ini, selain berdampak pada perbaikan gizi masyarakat, program tersebut juga memiliki efek ganda terhadap perekonomian lokal.

“Pelibatan pelaku usaha daerah, penyedia bahan pangan, hingga tenaga kerja setempat dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pelaksanaan program,” kata dia.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, melainkan juga memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, yayasan, serta mitra penyedia.

“Kami berharap tidak ada lagi insiden seperti kasus keracunan makanan yang dapat merugikan para penerima manfaat program ke depannya,” kata dia.

Menurutnya, kejadian keracunan yang terjadi harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki tata kelola dan sistem pengawasan distribusi makanan.

“Melalui evaluasi dari kejadian yang ada, kita harus menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai tantangan, baik dari sisi logistik, pendanaan, maupun sumber daya manusia,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penguatan standar keamanan pangan dan pengawasan distribusi menjadi kunci agar tujuan program MBG dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dapat tercapai secara optimal.

“Oleh karena kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan dan kualitas pelaksanaan program tersebut demi masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain