6 April 2026
Beranda blog Halaman 214

Gedung Putih Rencanakan Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian pada 19 Februari

Para pelayat menghadiri pemakaman pemuda Palestina Mohammad Rajeh Nasrallah yang dibunuh oleh pasukan Israel, di kota Hebron, Tepi Barat, pada 28 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Mamoun Wazwaz.)
Para pelayat menghadiri pemakaman pemuda Palestina Mohammad Rajeh Nasrallah yang dibunuh oleh pasukan Israel, di kota Hebron, Tepi Barat, pada 28 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Mamoun Wazwaz.)

Washington, aktual.com – Gedung Putih berencana mengadakan pertemuan para pemimpin Dewan Perdamaian pada 19 Februari, demikian dilaporkan media AS Axios, Sabtu (6/2).

“Ini akan menjadi pertemuan pertama Dewan Perdamaian sekaligus konferensi penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza,” kata seorang pejabat anonim AS sebagaimana dikutip.

Pertemuan tersebut direncanakan akan digelar di Institut Perdamaian AS (U.S. Institute of Peace), dan pemerintahan Donald Trump telah mulai menghubungi puluhan negara pada Jumat (6/2) untuk mengundang para pemimpin mereka, lansir Axios.

Rencana untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tersebut masih dalam tahap awal dan dapat berubah, sebut Axios, seraya menambahkan bahwa Gedung Putih menolak untuk memberikan komentar.

Presiden AS Donald Trump secara resmi meluncurkan apa yang disebut “Dewan Perdamaian” (Board of Peace) pada 22 Januari lalu dalam upacara penandatanganan piagam di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss.

Kendati demikian, beberapa kekuatan besar dunia dan sekutu tradisional AS memilih untuk tidak bergabung ke dalam dewan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Citroën Pamer Lini Lengkap C3 di IIMS 2026

Jakarta, Aktual.com — Citroën kembali meramaikan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan menghadirkan lini lengkap keluarga C3 sebagai solusi mobilitas modern bagi konsumen Indonesia dengan kebutuhan harian yang beragam.

Kehadiran Citroën di ajang ini menegaskan komitmen PT Indomobil National Distributor selaku distributor resmi Citroën di Indonesia untuk semakin mendekatkan merek kepada masyarakat melalui produk yang relevan, efisien, serta didukung pengalaman kepemilikan yang menyeluruh.

CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menyatakan keluarga C3 menjadi representasi pendekatan Citroën dalam menghadirkan kendaraan yang mudah diakses, nyaman, dan praktis untuk aktivitas sehari-hari.

“Melalui IIMS 2026, Citroën ingin menegaskan posisi keluarga C3 sebagai solusi mobilitas yang lengkap, nyaman, dan mudah diakses untuk konsumen Indonesia,” ujar Tan Kim Piauw.

Di IIMS 2026, Citroën menampilkan Citroën C3 transmisi manual sebagai kendaraan harian yang efisien, Citroën C3 Aircross dengan konfigurasi tujuh penumpang untuk kebutuhan keluarga, serta ë-C3 All Electric sebagai kendaraan listrik terjangkau yang mudah dioperasikan.

Lini keluarga C3 ini dirancang untuk menjawab dinamika mobilitas masyarakat urban yang membutuhkan kendaraan praktis, fleksibel, dan ekonomis. Kehadiran ë-C3 All Electric juga menunjukkan respons Citroën terhadap tren elektrifikasi kendaraan di Indonesia yang terus berkembang.

Pengunjung dapat mengeksplorasi produk secara langsung melalui booth Citroën yang dirancang interaktif. Selain melihat fitur kendaraan, pengunjung juga dapat mencoba kenyamanan kabin dan berkonsultasi dengan tim Citroën sesuai kebutuhan mobilitas.

Citroën juga menyediakan fasilitas test drive bagi pengunjung IIMS 2026 untuk merasakan langsung karakter berkendara khas Citroën, mulai dari kenyamanan suspensi hingga kemudahan manuver di kondisi jalan nyata.

Untuk memberikan nilai tambah, Citroën menawarkan berbagai program penjualan eksklusif selama pameran berlangsung, termasuk penawaran harga khusus dan program Lucky Dip dengan hadiah bernilai jutaan rupiah bagi konsumen.

Sales & Marketing Division Head Citroën Indonesia, Ferdinan Hendra, mengajak masyarakat memanfaatkan momentum IIMS 2026.

“Kami mengundang pengunjung untuk datang ke booth Citroën, mencoba test drive, dan menikmati program eksklusif yang hanya tersedia selama IIMS 2026,” ujarnya.

Selain produk dan promosi, Citroën menegaskan komitmen layanan purna jual melalui program Redefining Customer Care yang mencakup layanan 24/7 Always-On, jaminan ketersediaan suku cadang, serta penguatan jaringan layanan nasional.

Memasuki 2026, Citroën berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan dan perluasan akses layanan melalui keluarga C3 sebagai ekosistem mobilitas yang lengkap dan mudah diakses.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Ketua Dewan Pers: Dominasi Platform Global Picu PHK di Media Konvensional

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, di Kota Serang, Banten, Minggu (8/2/2026). ANTARA/Desi Purnama Sari
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, di Kota Serang, Banten, Minggu (8/2/2026). ANTARA/Desi Purnama Sari

Serang, aktual.com – Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menyatakan bahwa dominasi platform global yang menyedot potensi pendapatan iklan menjadi penyebab utama gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai perusahaan media konvensional saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Komaruddin di sela-sela Konvensi Nasional Media Massa, yang merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Aula Aston Hotel, Kota Serang, Provinsi Banten, Minggu (8/2).

Komaruddin, menjelaskan bahwa iklan yang dulunya menjadi “amunisi” atau sumber pendapatan utama bagi televisi dan media arus utama lainnya, kini beralih ke media sosial dan layanan video berbagi seperti YouTube.

“Sekarang ini semua media tradisional mengalami PHK karena pendapatannya (income) menurun. Dari mana income-nya? Dari iklan. Iklan larinya ke medsos,” katanya.

Oleh karena itu, Dewan Pers berharap pemerintah dapat segera menciptakan regulasi yang adil untuk mencegah hegemoni platform global dan menyeimbangkan ekosistem bisnis media di tanah air.

Menurut Komaruddin, jika pemerintah tidak ikut campur tangan menciptakan keadilan dan keseimbangan, maka media arus utama (mainstream) akan terus mengalami kesulitan finansial yang berujung pada pengurangan tenaga kerja.

“Kalau pemerintah tidak ikut menciptakan keadilan, media mainstream itu kemudian mengalami kekurangan pendapatan (revenue) dan akhirnya PHK,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

KUHP dan KUHAP Baru Diterapkan, Komisi III DPR RI Klaim Reformasi Polri Kian Cepat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. Aktual/TINO OKTAVIANO

Jakarta, Aktual.com — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dapat dipastikan berjalan dan berlangsung lebih cepat seiring berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Menurutnya, meski baru diberlakukan sekitar satu bulan lebih, dampak positif dari KUHP dan KUHAP baru sudah dapat dirasakan secara langsung, khususnya dalam praktik penegakan hukum dan perubahan pola kerja aparat penegak hukum.

“Baru sebulan lebih KUHP dan KUHAP baru berlaku, kita sudah melihat dan merasakan manfaat baiknya. Salah satunya adalah reformasi Polri dan penegakan hukum secara umum yang berjalan lebih cepat,” kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).

Politikus Partai Gerindra itu mencontohkan sejumlah kasus yang menunjukkan perubahan pendekatan penegakan hukum. Salah satunya adalah penghentian perkara pidana terhadap seorang ibu guru di Jambi yang mencukur rambut muridnya. Penghentian perkara tersebut dilakukan aparat penegak hukum setelah adanya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dan Rapat Kerja Komisi III DPR RI.

“Berdasarkan KUHP dan KUHAP baru, Komisi III merekomendasikan secara tegas agar perkara tersebut dihentikan, dan Polri menindaklanjutinya,” ujarnya.

Contoh lain, lanjut Habiburokhman, adalah penghentian perkara terhadap Hogi Minaya di Sleman. Hogi sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka setelah pelaku jambret yang dikejarnya mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia. Kasus tersebut dihentikan berdasarkan ketentuan Pasal 60 huruf m KUHAP baru.

Di Sumatera Selatan, seorang hakim bernama Rangga Lukita Desnanta juga menerapkan pidana pemaafan terhadap seorang anak yang menjadi terdakwa kasus pencurian dengan pemberatan. Pemaafan diberikan karena korban telah memaafkan dan terdakwa masih berstatus anak.

“Banyak contoh baik lain dari penerapan KUHP dan KUHAP baru yang mendorong semua institusi melakukan reformasi, termasuk Polri,” kata Habiburokhman.

Ia menjelaskan, KUHP dan KUHAP baru mengandung nilai-nilai reformis yang signifikan. Di antaranya Pasal 36 KUHP yang menegaskan asas tiada pidana tanpa kesengajaan, sehingga penjatuhan pidana harus mempertimbangkan konteks dan mens rea pelaku.

Selain itu, Pasal 54 KUHP mengatur bahwa penegak hukum wajib mengedepankan keadilan dibandingkan sekadar kepastian hukum. Sementara Pasal 100 KUHAP baru membuat syarat penahanan menjadi lebih objektif, karena harus didasarkan pada perbuatan awal yang konkret.

KUHAP baru juga mengatur pendampingan advokat bagi saksi, kewajiban penggunaan kamera pengawas dalam pemeriksaan, serta sanksi etik, administratif, hingga pidana bagi aparat penegak hukum yang melanggar.

“Ini menjadi jaminan bahwa reformasi Polri sudah dan akan terus berjalan dengan cepat. Masyarakat juga memiliki ruang pengawasan melalui advokat,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Muncul Spanduk Sukamdi di Muswil PPP Jateng, Elite PPP Minta Penjelasan

Jawa Tengah, Aktual.com — Polemik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencuat menyusul munculnya spanduk bertuliskan “Selamat Datang Sukamdi di Bumi Jawa Tengah” dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Tengah. Spanduk tersebut memantik tanda tanya di kalangan kader dan elite partai karena dinilai tidak memiliki penjelasan resmi serta dikaitkan dengan Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono.

Anggota Majelis Syari’ah DPP PPP, Dr. KH. Fadlolan Musyaffa, menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi isu tersebut. Menurutnya, informasi yang belum jelas seharusnya tidak langsung ditarik ke kesimpulan politik tertentu.

“Saya tidak mengetahui apa maksud dari spanduk tersebut. Saya juga tidak menghadiri Muswil PPP Jawa Tengah dan mengetahui informasi itu dari media. Karena dikaitkan dengan nama PPP, sebaiknya dikroscek terlebih dahulu,” ujar Kiai Fadlolan, Minggu (8/2/2026).

Ia menilai, tanpa klarifikasi resmi, isu tersebut dapat berkembang menjadi spekulasi yang justru merugikan partai. Apalagi, Muswil merupakan forum strategis yang seharusnya fokus pada konsolidasi organisasi dan arah kebijakan partai di daerah.

Pandangan serupa disampaikan Senior PPP, Azazie. Ia menilai kejelasan konteks spanduk menjadi penting agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu di internal partai.

“Sebaiknya ditelusuri terlebih dahulu supaya tidak ada spekulasi yang aneh-aneh. Apa maksud dari nama dan gambar yang terpasang di spanduk tersebut, serta apa kaitannya dengan Muswil PPP Jawa Tengah,” katanya.

Musyawarah Wilayah PPP Jawa Tengah sendiri digelar di Hotel Patra, Semarang, pada Sabtu (7/2/2026). Dalam forum tersebut, terlihat sejumlah spanduk dengan foto Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, disertai tulisan “Selamat Datang Sukamdi di Bumi Jawa Tengah”.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari panitia Muswil maupun dari DPP PPP mengenai makna tulisan tersebut, termasuk siapa sosok Sukamdi dan relevansinya dengan agenda partai.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Titiek Soeharto Targetkan Swasembada Bawang Putih hingga Kedelai Demi Kedaulatan Pangan

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto menjawab pertanyaan awak media di sela Talkshow Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Aktual/ANTARA

Jakarta, aktual.com – Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mendorong pemerintah memperluas program swasembada pangan nasional, tidak hanya berfokus pada beras dan jagung, tetapi juga mencakup komoditas strategis lain seperti bawang putih dan kedelai.

“Saya mendorong untuk swasembada bawang putih sama kedelai,” kata Titiek usai menghadiri Talkshow Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu.

Ia berharap Indonesia ke depan mampu mencapai swasembada berbagai komoditas penting, termasuk gula, garam, kedelai, bawang putih, serta aneka jenis bawang yang selama ini masih bergantung pada impor.

Menurut Titiek, penguatan produksi dalam negeri menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan luar negeri, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.

Ia menekankan, upaya mengurangi impor kedelai harus dimulai dengan meningkatkan penanaman di dalam negeri. Hal ini penting agar bahan baku pangan seperti tempe dan produk turunan kedelai lainnya dapat sepenuhnya dipasok dari petani lokal.

Titiek juga mengingatkan bahwa pengalaman kegagalan dalam budi daya kedelai tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti mengembangkan komoditas tersebut. Sebaliknya, kegagalan harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki metode penanaman melalui riset dan pendampingan.

“Kalau pernah gagal, jangan gagal terus berhenti, harus diulang lagi. Kita banyak akademisi dari universitas yang bisa menemukan. Enggak perlu kita bibit impor, yang lokal saja, karena sesuai dengan iklim Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak akademisi dalam negeri telah berhasil mengembangkan bibit kedelai unggul yang sesuai dengan kondisi iklim Indonesia. Karena itu, menurutnya, ketergantungan terhadap bibit impor tidak lagi menjadi keharusan.

Penelitian, lanjut Titiek, memegang peranan penting dalam meningkatkan produktivitas kedelai nasional, terutama untuk menjawab tantangan perbedaan karakteristik tanah dan kondisi pertanian di berbagai wilayah.

Terkait target waktu, Titiek berharap swasembada komoditas seperti bawang putih dan kedelai dapat tercapai secepat mungkin, mengingat kedua komoditas tersebut masih memiliki tingkat ketergantungan impor yang tinggi.

“Terutama bawang putih ya, impornya banyak. Yang menikmati impor-impor itu kemarin sudah kebanyakan. Jadi sekarang kita benar-benar kerja untuk rakyat,” tegasnya.

Sebelumnya, Indonesia telah mencapai swasembada beras pada 2025 yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Keberhasilan tersebut menjadi momentum untuk memperluas swasembada ke komoditas pangan strategis lainnya guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt

Berita Lain