6 April 2026
Beranda blog Halaman 216

Dipanggil Polisi soal ‘Mens Rea’, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Jaya Didampingi Haris Azhar

Jakarta, aktual.com – Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi undangan klarifikasi terkait laporan atas materi stand-up comedy berjudul Mens Rea yang dibawakannya. Pandji hadir didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar.

“Pagi ini kita datang sebagaimana berita-berita sebelumnya, ini undangan klarifikasi,” kata Haris kepada wartawan di lokasi, Jumat (6/2/2026).

Pandji tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.15 WIB. Bersama rombongan, ia langsung memasuki gedung untuk menjalani proses klarifikasi oleh penyidik.

Pandji sendiri memilih irit bicara sebelum pemeriksaan. Ia menyebut penjelasan akan disampaikan setelah proses klarifikasi selesai.

“Yang disampaikan akan lebih seru dan menyenangkan setelah lewati prosesnya, nanti ketemu lagi,” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan penyidik telah menyiapkan sejumlah pertanyaan guna mendalami laporan yang ditujukan kepada Pandji.

“Kita sudah siapkan beberapa pertanyaan yang terkait dengan substansi permasalahan tersebut, yang ada kaitan dengan apa yang disampaikan oleh beliau. Nanti kita tunggu hasil keterangan yang disampaikan oleh beliau, sebagaimana yang dipermasalahkan atau yang dipertanyakan oleh para pelapor,” kata Iman kepada wartawan, Rabu (4/2).

Ia menambahkan, Pandji telah mengonfirmasi kehadirannya dan pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi enam laporan yang saat ini masih didalami penyidik.

“Ya sesuai dengan apa yang dilaporkan atau yang diadukan sama para pelapor saja. Nanti kita pertanyakan untuk mengkonfirmasi supaya proses penyidikan ini kita jaga keberimbangannya,” imbuhnya.

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi Mens Rea. Salah satu laporan dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah yang diwakili seorang kiai bernama Sudirman.

Selain itu, Pandji juga dilaporkan atas dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama. Dalam laporan lainnya, pelapor berasal dari Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.

Para pelapor menilai materi stand-up comedy tersebut menimbulkan kegaduhan dan berpotensi memecah belah masyarakat. Hingga kini, Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah saksi dan ahli untuk mendalami laporan-laporan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Zulhas: Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Saat Ramadhan, Mekanisme Disesuaikan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) (kedua kiri) dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kedua kanan) dalam rapat koordinasi terbatas penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis (29/1/2026). (ANTARA/Aria Ananda)
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) (kedua kiri) dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kedua kanan) dalam rapat koordinasi terbatas penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis (29/1/2026). (ANTARA/Aria Ananda)

Gowa, aktual.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi seperti pada saat bulan Ramadhan.

“Pembagian MBG tetap berlanjut meski di bulan Ramadhan. Hanya saja, mekanismenya berubah menyesuaikan situasinya,” ujarnya di Gowa, Sulsel, Jumat (6/2).

Zulkifli Hasan menjelaskan pembagian MBG akan tetap berjalan seperti hari-hari biasanya. Hanya saja, bagi siswa beragama Islam akan diberikan menu kering untuk dibawa pulang.

Sementara untuk siswa yang beragama non-Muslim akan mendapatkan menu yang siap santap seperti hari-hari biasanya.

“Di bulan Ramadhan kan itu tidak semua siswa beragama Islam. Bagi yang beragama Islam akan diberikan makanan kering dan nanti disantap setelah berbuka puasa, yang beragama non-Muslim tetap mendapatkan menu makanan siap santap,” katanya.

Adapun menu makanan kering untuk siswa yang beragama Islam, seperti telur rebus, kacang, susu kemasan, roti, dan lainnya.

Menko Pangan memastikan menu yang diberikan pada penerima manfaat, baik siswa, ibu hamil dan anak di bawah dua tahun sesuai standar gizi yang ditetapkan.

“Kan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu punya ahli yang menakar standar gizi untuk siswa dan penerima lainnya. Jadi, aman lah,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

DPR Minta Kemendikdasmen Prioritaskan Pendidikan 3T Usai Tragedi Siswa SD di NTT

Ilustrasi: Para siswa SD Kecil Pulau Sjahrir, Banda Neira, Maluku Tengah foto bersama dengan Starlink. (ANTARA/HO-INOVASI)
Ilustrasi: Para siswa SD Kecil Pulau Sjahrir, Banda Neira, Maluku Tengah foto bersama dengan Starlink. (ANTARA/HO-INOVASI)

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief Muhammad meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menjadikan peningkatan kualitas pendidikan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai prioritas nasional.

“Harus ada komitmen bersama antara pusat dan daerah agar kebutuhan dasar anak untuk belajar terpenuhi di seluruh pelosok negeri,” kata Habib dikutip di Jakarta, Jumat (6/2), merespons tragedi meninggalnya siswa SD berusia 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri akibat keterbatasan ekonomi keluarga untuk membeli buku dan alat tulis.

“Ini peristiwa yang membuat bangsa prihatin. Program pemenuhan kebutuhan dasar seperti buku dan alat tulis harus disiapkan secara sistematis. Pemerintah wajib memiliki peta pendidikan yang akurat dan pendataan utuh terkait kebutuhan riil di kawasan 3T,” ucapnya.

Ia meminta pemerintah agar tidak hanya memberikan pelayanan biasa, tetapi juga penanganan khusus dan darurat untuk pendidikan di wilayah 3T.

Lebih lanjut, legislator asal Jawa Barat itu memaparkan sejumlah masalah pendidikan di wilayah 3T, mulai dari akses geografis yang berat, kemiskinan struktural, hingga minimnya fasilitas fisik sekolah.

Ia juga menyoroti masih banyaknya sekolah di NTT yang kondisinya rusak parah bahkan ambruk, namun tetap dipaksakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Selain infrastruktur, Habib juga menyoroti krisis tenaga pendidik di daerah 3T. Menurutnya, banyak guru tidak bertahan lama karena tantangan hidup yang berat dan minimnya insentif tambahan.

“Banyak guru hanya bertahan dua sampai tiga tahun. Tidak ada tunjangan khusus sebagaimana profesi lain. Kondisi ini jelas berdampak pada kualitas dan keberlanjutan pendidikan anak-anak kita di sana,” katanya.

Habib Syarief juga mengingatkan pemerintah untuk konsisten menjalankan mandatory spending pendidikan sebesar 20 persen dari APBN dan APBD. Ia menilai selama anggaran tersebut tidak dialokasikan secara konsekuen, kebijakan pendidikan akan terus bersifat tambal sulam dan tidak menyentuh akar masalah di daerah terpencil.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Prabowo Minta Maaf Tak Jemput PM Albanese di Bandara, Hubungan RI–Australia Tetap Ditekankan Erat

Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja PM Australia Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)
Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja PM Australia Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada Perdana Menteri Australia Anthony Albanese karena tidak dapat menyambut langsung kedatangannya di bandara saat tiba di Jakarta. Kepala Negara menjelaskan dirinya masih memiliki agenda kenegaraan di Istana pada saat itu.

“Saya mohon maaf karena tidak menjemput Anda di bandara juga, tetapi saya ada pertemuan di Istana,” kata Prabowo saat pertemuan tete-a-tete dengan PM Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, PM Albanese menyatakan pemahaman sekaligus mengapresiasi sambutan yang diberikan pemerintah Indonesia selama kunjungannya.

“Tidak, Pak Presiden, ini… sungguh luar biasa kita bisa bertemu. Saya telah bertemu puluhan orang, dan kami selalu merasa sangat disambut di sini,” ujarnya.

Albanese mengungkapkan bahwa lawatan kali ini merupakan kunjungan kelimanya ke Indonesia sejak menjabat sebagai Perdana Menteri Australia. Ia menilai hal tersebut mencerminkan kedekatan hubungan bilateral kedua negara.

“Dan itu menunjukkan betapa eratnya hubungan kita. Dan hari ini dengan penandatanganan ini, kita akan membawa hubungan itu ke titik terkuat yang pernah ada dan itu sangat penting,” ujarnya.

Meski demikian, Albanese mengakui bahwa kunjungan kerjanya kali ini tergolong singkat. Ia berharap pada kesempatan mendatang dapat berada di Indonesia dalam waktu yang lebih lama.

“Bahwa ini adalah kunjungan singkat tetapi kunjungan penting. Dan kunjungan berikutnya akan jauh lebih lama,” ujarnya.

PM Albanese tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung disambut Presiden Prabowo. Prosesi dilanjutkan dengan upacara penyambutan resmi yang diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara serta perkenalan delegasi masing-masing.

Dari pihak Indonesia, turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Dukung Prabowo Dua Periode, PKB Siapkan Langkah Politik Cak Imin Menuju 2029

etua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberikan keterangan kepada media usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6)malam.

Jakarta, Aktual.com — Dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk dua periode dinilai sebagai langkah strategis yang tidak hanya menegaskan loyalitas politik, tetapi juga membuka ruang negosiasi kekuasaan menuju Pilpres 2029. Sikap tersebut disebut berkaitan erat dengan kalkulasi politik Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai PKB tengah membaca dinamika politik nasional lebih awal dengan menempatkan diri sebagai partai yang konsisten mendukung pemerintahan Prabowo. Dukungan dua periode dinilai sebagai sinyal penguatan posisi PKB di dalam koalisi pemerintahan.

“PKB ingin memastikan posisinya sejak awal sebagai mitra strategis Prabowo. Dukungan dua periode bukan sekadar pernyataan politik, tetapi bagian dari upaya membangun kepercayaan dan relevansi dalam skema kekuasaan ke depan,” ujar Arifki, Selasa (5/2/2026).

Menurutnya, pernyataan PKB juga dapat dibaca sebagai respons atas dinamika wacana politik yang berkembang, termasuk pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo terkait Prabowo–Gibran dua periode. Dalam konteks itu, PKB dinilai menawarkan opsi politik alternatif sekaligus mempertegas loyalitasnya.

“PKB memanfaatkan momentum tersebut untuk menguatkan posisi tawarnya. Ini adalah cara PKB tetap berada di lingkar inti kekuasaan Prabowo,” kata Arifki.

Meski demikian, Arifki menilai isu calon wakil presiden masih terlalu dini untuk dibuka secara terbuka. Menurutnya, PKB justru memilih menjaga fleksibilitas politik agar ruang komunikasi tetap terbuka dengan berbagai kekuatan politik.

“Selama nama calon wakil presiden belum disebut, ruang negosiasi tetap luas. Ini pola yang pernah dilakukan PKB pada Pilpres 2024. Ketika peluang di satu poros mengecil, Cak Imin mengambil langkah politik lain,” ujarnya.

Dalam bursa cawapres 2029, Muhaimin Iskandar dinilai tetap menjadi figur sentral di internal PKB. Meski belum didorong secara eksplisit, posisinya disebut masih strategis dalam kalkulasi politik nasional.

Arifki juga menyoroti mulai bergeraknya sejumlah aktor politik menjelang 2029, termasuk sinyal dukungan terhadap figur-figur tertentu serta keterlibatan tokoh-tokoh lama dalam dinamika politik. Kondisi ini, menurutnya, membuka peluang bagi Cak Imin untuk memulai negosiasi politik lebih awal.

“Dukungan PKB terhadap Prabowo dua periode bukan hanya soal hari ini, tetapi investasi politik jangka panjang, termasuk membuka peluang menuju kursi cawapres,” pungkas Arifki.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Bertemu PM Australia, Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis Pendidikan dan Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan PM Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Aktual/BPMI-SETNEG

Jakarta, aktual.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Australia yang selama ini ditopang oleh kerja sama lintas sektor, terutama di bidang pendidikan dan ekonomi.

Berdasarkan data Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Pemerintah Australia yang dikutip Jumat (6/2/2026), hubungan Indonesia dan Australia menunjukkan tren penguatan yang konsisten. Hal itu tercermin dari meningkatnya mobilitas pelajar, kolaborasi antarperguruan tinggi, serta pertumbuhan signifikan nilai perdagangan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Kerja Sama Pendidikan

Sektor pendidikan menjadi salah satu pilar utama kemitraan strategis Indonesia–Australia. Pada 2025, tercatat sekitar 24.000 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Australia. Secara kumulatif, lebih dari 200.000 warga Indonesia tercatat pernah mengenyam pendidikan di Negeri Kanguru tersebut.

Indonesia juga menjadi salah satu penyumbang mahasiswa internasional terbesar bagi Australia. Setiap tahunnya, Pemerintah Australia menyediakan sekitar 220 beasiswa dan program jangka pendek melalui skema Australia Awards Indonesia.

Selain itu, sejumlah universitas Australia telah membuka kampus dan menjalin kerja sama pendidikan di Indonesia. Di antaranya Monash University di Jakarta, Western Sydney University di Surabaya, serta Deakin University di Bandung. Kehadiran kampus-kampus tersebut menjadi bagian dari komitmen Australia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Kerja sama pendidikan juga diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti Australia–Indonesia BRIDGE School Partnerships Program yang mempertemukan sekolah-sekolah dari kedua negara untuk memperkuat pembelajaran, pelatihan guru, dan pertukaran pengalaman.

Program INOVASI (Innovation for Indonesian School Children) turut menjadi bagian penting dalam kerja sama pendidikan dasar, khususnya dalam penguatan literasi dan numerasi. Program ini memasuki fase ketiga pada periode 2024–2027 dengan dukungan pendanaan sebesar 55 juta dolar Australia.

Di tingkat pendidikan tinggi, Indonesia dan Australia menjalankan skema joint campus dan joint program untuk memperkuat kolaborasi akademik dan riset. Berbagai program beasiswa juga terus berjalan, seperti Australia Awards Scholarship, LPDP–Australia Awards, serta Australia–Indonesia Youth Exchange Program yang mendorong pertukaran pemuda dan pengembangan kepemimpinan.

Kerja Sama Ekonomi

Di sektor ekonomi, hubungan Indonesia–Australia ditopang oleh Indonesia–Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang mulai berlaku pada Juli 2020. Perjanjian tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong peningkatan perdagangan dan investasi kedua negara.

Nilai perdagangan bilateral menunjukkan lonjakan signifikan, dari 12,91 miliar dolar Australia pada 2020 menjadi 35,38 miliar dolar Australia pada akhir 2024. Sepanjang 2024, Australia tercatat sebagai mitra dagang terbesar ke-9 bagi Indonesia dengan nilai perdagangan dua arah mencapai 16,13 miliar dolar Australia.

Pada tahun yang sama, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar 3,13 miliar dolar Australia terhadap Australia. Dalam periode 2024–2025, Indonesia juga menjadi mitra dagang terbesar ke-9 bagi Australia dengan nilai perdagangan sekitar 34,83 miliar dolar Australia.

Pertumbuhan perdagangan tercermin dari kinerja ekspor kedua negara. Dalam lima tahun terakhir, ekspor Indonesia ke Australia meningkat sekitar 14,46 persen, sementara ekspor Australia ke Indonesia naik sekitar 17,42 persen.

Dari sisi investasi, pada 2024 nilai investasi Australia di Indonesia mencapai 1,36 miliar dolar AS. Sementara itu, investasi Indonesia di Australia tercatat sebesar 1,42 miliar dolar AS pada periode yang sama.

Hubungan ekonomi bilateral juga diperkuat oleh mobilitas masyarakat. Pada periode 2024–2025, sekitar 1,75 juta warga Australia tercatat mengunjungi Indonesia, menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama hubungan ekonomi Indonesia–Australia.

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan PM Anthony Albanese diharapkan semakin memperkuat kerja sama strategis kedua negara dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pembangunan sumber daya manusia, serta stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Berita Lain