6 April 2026
Beranda blog Halaman 239

Komisi VII DPR RI Desak Pemerintah Bongkar Dugaan Kebocoran Pabrik Kimia

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim saat memberi keterangan terkait perkembangan sektor industri. Aktual/HO

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mendesak pemerintah segera melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan kebocoran gas di fasilitas penyimpanan bahan kimia milik PT Vopak Terminal Merak di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Chusnunia menegaskan, meskipun pihak kepolisian menyatakan bahwa asap yang muncul bukan akibat kebocoran tangki atau pipa, melainkan berasal dari proses pembersihan pipa, penjelasan resmi tetap diperlukan untuk menghindari keresahan masyarakat.

“Tentunya harus ada penjelasan resmi dari pihak perusahaan sendiri dan langkah mitigasi yang lebih jelas untuk memastikan keamanan lingkungan, mengingat lokasi pabrik berdekatan dengan permukiman padat penduduk,” kata Chusnunia di Jakarta, Senin.

Menurutnya, investigasi penting dilakukan untuk memastikan tidak ada paparan zat berbahaya lanjutan yang berpotensi mengancam keselamatan warga. Ia menilai, langkah tersebut merupakan bagian dari prosedur standar dalam penanganan insiden industri berisiko tinggi.

Selain investigasi, Komisi VII juga meminta perusahaan meningkatkan edukasi terkait keselamatan kepada pekerja, masyarakat sekitar, serta pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Hal ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab dan kepatuhan terhadap regulasi industri kimia.

“Kita bersama tentunya harus terus mendorong investasi yang sehat dan memprioritaskan keselamatan kesehatan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sebelumnya, kepulan asap tebal berwarna kuning kecokelatan yang diduga akibat kebocoran gas di fasilitas PT Vopak Terminal Merak pada Sabtu (31/1) sempat memicu kepanikan warga di kawasan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Cilegon.

Sejumlah warga mengaku mengalami gejala seperti pusing, mual, hingga muntah setelah munculnya kepulan asap tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan kemungkinan paparan zat kimia berbahaya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Cilegon memastikan kondisi lingkungan tetap aman pascainsiden. Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyatakan pihaknya bersama aparat kepolisian dan perusahaan masih melakukan pemantauan intensif sebagai langkah antisipasi.

Menurut Robinsar, hasil pengecekan awal menunjukkan tidak terjadi kebocoran pada tangki maupun pipa penyimpanan bahan kimia. Meski demikian, pemantauan lanjutan tetap dilakukan guna memastikan keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt

KPK Dalami Kasus Sudewo, Tiga Saksi Diperiksa di Polda Jateng

Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati Sudewo berjalan meninggalkan Gedung KPK Merah Putih usai pemeriksaan di Jakarta, Selasa (20/1/2026). KPK menetapkan Bupati Pati tersebut sebagai tersangka dengan barang bukti berupa uang senilai Rp2,6 miliar. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa/pri.
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati Sudewo berjalan meninggalkan Gedung KPK Merah Putih usai pemeriksaan di Jakarta, Selasa (20/1/2026). KPK menetapkan Bupati Pati tersebut sebagai tersangka dengan barang bukti berupa uang senilai Rp2,6 miliar. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa/pri.

Jakarta, aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pati nonaktif Sudewo (SDW) di Polda Jawa Tengah.

Kasus tersebut mengenai dugaan pemerasan dalam pengisian formasi jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Jateng.

“Pemeriksaan bertempat di Polda Jateng atas nama RUK selaku perangkat Desa Sukorukun, KAR selaku Kepala Desa Bumiayu, dan SUR selaku Camat Gabus,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin (2/2).

Sebelumnya, pada 19 Januari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ketiga tahun 2026 di Kabupaten Pati dan menangkap Bupati Pati Sudewo.

Selanjutnya pada 20 Januari 2026, KPK membawa Sudewo bersama tujuh orang lainnya ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Pada tanggal yang sama, KPK mengumumkan empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Mereka adalah Bupati Pati Sudewo (SDW); Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Abdul Suyono (YON); Kades Arumanis, Kecamatan Jaken, Sumarjiono (JION); dan Kades Sukorukun, Kecamatan Jaken, Karjan (JAN).

Selain itu, KPK mengumumkan Sudewo sebagai tersangka kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

MUI Minta RI Mundur dari Board of Peace, Istana Siap Buka Dialog

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). ANTARA/Fathur Rochman.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). ANTARA/Fathur Rochman.

Jakarta, aktual.com – Pemerintah segera membuka dialog dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait permintaan agar Indonesia mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP), kata pejabat Istana.

“Kita nanti akan berdialog dengan MUI,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Prasetyo menyampaikan bahwa pemerintah menghormati aspirasi MUI dan meyakini dialog menjadi ruang penting untuk memberikan penjelasan mengenai alasan Indonesia bergabung dalam forum tersebut.

“Nanti, kita akan berikan penjelasan kenapa kita memutuskan untuk bergabung di Board of Peace ini,” ujar Prasetyo.

Ia menekankan keikutsertaan Indonesia di BoP merupakan bagian dari strategi diplomasi untuk membangun komunikasi dan menyampaikan pandangan Indonesia di tingkat internasional, khususnya terkait perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Itu kan (bergabung BoP, red) bagian dari cara kita membangun dialog. Kalau kita tidak ikut bergabung, bagaimana kita berdialog untuk memberikan masukan, memberikan pendapat, dalam rangka supaya bangsa Palestina bisa diakui kemerdekaan,” katanya.

Terkait isu kontribusi atau iuran keanggotaan dalam BoP, Prasetyo menegaskan hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia sebagai anggota forum internasional.

“Itu kan bagian dari komitmen,” ujarnya.

Presiden Prabowo resmi menandatangani piagam keanggotaan Indonesia dalam BoP, di sela-sela forum World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.

Dilansir dari laman resmi MUI, permintaan agar Indonesia menarik diri dari keanggotaan BoP karena dinilai tidak berpihak kepada Palestina.

Wakil Ketua Umum MUI KH M Cholil Nafis menilai keikutsertaan Indonesia dalam forum yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut tidak wajar, mengingat terdapat Perdana Menteri Israel sebagai anggota, sementara Palestina tidak dilibatkan.

Selain itu, MUI juga mengkritisi adanya kewajiban membayar iuran keanggotaan bagi negara-negara anggota BoP.

MUI juga menuding BoP sebagai bentuk neokolonialisme dan menolak konsep “perdamaian semu” yang tidak berbasis keadilan, tidak mengakui Palestina sebagai bangsa terjajah, serta berpotensi melanggengkan pendudukan Israel dalam kemasan perdamaian.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Prabowo Serukan Berdikari: Indonesia Harus Andalkan Kekuatan Sendiri

Foto: Presiden Prabowo Subianto (dok. YouTube Setpres)
Foto: Presiden Prabowo Subianto (dok. YouTube Setpres)

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya sikap berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari) bagi bangsa Indonesia. Ia menegaskan, dalam situasi ancaman maupun serangan, Indonesia tidak bisa berharap bantuan dari negara lain.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Dalam forum itu, Prabowo menegaskan kembali politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip bebas aktif, tanpa terikat pada pakta militer mana pun.

“Kita mengerti semua, kalau kita sungguh-sungguh mau nonblok, kalau kita sungguh-sungguh mau tidak terlibat dalam pakta, kalau kita sungguh-sungguh mau bersahabat sama semua, berarti kita sendiri,” ucapnya.

Menurut Prabowo, pilihan untuk tidak berpihak berarti Indonesia harus siap menghadapi segala risiko secara mandiri. Karena itu, ia kembali mengingatkan gagasan Berdikari yang pernah ditekankan Proklamator sekaligus Presiden pertama RI Sukarno atau Bung Karno.

“Kalau kita diancam, kalau kita diserang, tidak akan ada yang bantu kita saudara-saudara. Percaya sama saya, nobody is going to help us. Karena itu, dari awal Bung Karno mengatakan kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan Panglima Besar kita yang pertama, Panglima Besar Sudirman, kita harus percaya pada kekuatan kita sendiri,” ucap Prabowo.

Ia juga menyinggung realitas global yang dinilainya jauh dari kondisi ideal. Dalam tatanan dunia saat ini, kata Prabowo, hukum kekuatan masih berlaku.

“Yang berlaku di dunia ini sekarang adalah yang kuat akan berbuat apa yang mereka kehendaki, yang lemah akan menderita. Itu yang kita hari ini, kita lihat di mana-mana. Jadi saudara-saudara, tugas saya sebagai Presiden, sebagai pemegang kepercayaan rakyat, saya harus menjaga bangsa ini, saya harus menjaga rakyat ini,” ucapnya.

Prabowo menegaskan, prinsip Berdikari bukan sekadar slogan, melainkan fondasi agar Indonesia mampu bertahan dan berdaulat di tengah dinamika global yang kian kompleks.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Israel Dorong AS Serang Iran, Trump Disebut Masih Pilih Jalur Diplomasi

Tel Aviv, aktual.com – Israel dilaporkan mendorong Amerika Serikat (AS) agar melancarkan serangan militer terhadap Iran. Namun, Presiden AS Donald Trump disebut lebih condong menempuh jalur diplomasi dengan tujuan akhir menghentikan program nuklir Teheran.

Informasi tersebut, sebagaimana dilansir media Turki TRT World pada Senin (2/2/2026), diungkapkan sejumlah pejabat Israel yang enggan disebutkan namanya. Pernyataan itu muncul usai pertemuan tertutup para jenderal senior AS dan Israel di Pentagon pada Jumat (30/1) waktu setempat.

Pertemuan tersebut mempertemukan Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, dengan Jenderal Eyal Zamir selaku Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel. Agenda itu tidak dilaporkan media sebelumnya dan baru mencuat ke publik pada Minggu (1/2).

Zamir disebut terbang ke AS menggunakan jet pribadi, bukan pesawat militer, guna menghindari sorotan dan untuk melobi Washington agar menyetujui serangan terhadap Teheran.

Kabar pertemuan ini juga dilaporkan Reuters, yang mengutip dua pejabat AS tanpa menyebut identitas. Namun, kedua sumber tersebut tidak merinci topik yang dibahas dalam pertemuan di Pentagon.

Media Israel KAN melaporkan, setibanya kembali dari AS, Zamir menghadiri rapat keamanan yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersama pejabat senior Israel. Direktur Mossad, David Barnea, juga disebut hadir.

Dalam forum tersebut, Zamir menyampaikan prediksi bahwa AS berpotensi melancarkan serangan militer terhadap Iran dalam rentang waktu dekat.

“Ini adalah periode ketidakpastian,” kata Zamir dalam rapat keamanan bersama Netanyahu, seperti dikutip Army Radio Israel.

Usai rapat, seorang pejabat Israel yang terlibat dalam diskusi menyebut Trump ingin menempuh negosiasi keras dengan Iran, yang diyakini akan bermuara pada pembongkaran program nuklir Teheran. Namun, Tel Aviv disebut tetap mendorong opsi militer.

Israel bahkan memperingatkan Washington bahwa sikap menahan diri dapat membawa “konsekuensi”, termasuk klaim mereka soal kemajuan Iran dalam memperoleh senjata nuklir. Kekhawatiran terkait program nuklir Iran juga disampaikan para pejabat Israel kepada mitra mereka di AS.

Hingga kini, otoritas Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pertemuan tersebut.

Dalam beberapa waktu terakhir, AS meningkatkan kehadiran militernya dan memperkuat pertahanan udara di kawasan Timur Tengah. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan Trump terhadap Iran agar bersedia berunding, disertai peringatan berulang.

Sementara itu, para pemimpin Iran telah memperingatkan bahwa serangan AS berpotensi memicu konflik regional yang lebih luas.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Alissa Wahid Tegaskan Tolak Board of Peace dan Desak RI Dukung Palestina lewat PBB

Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Wahid Alissa Wahid memberikan keterangan kepada wartawan usai menjadi pemateri dalam pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa. ANTARA/Citro Atmoko
Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Wahid Alissa Wahid memberikan keterangan kepada wartawan usai menjadi pemateri dalam pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa. ANTARA/Citro Atmoko

Jakarta, aktual.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi meluncurkan inisiatif internasional bertajuk Board of Peace atau Dewan Perdamaian pada 22 Januari 2026, di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Program ini diklaim sebagai upaya penyelesaian pendudukan Israel atas Palestina sekaligus rekonstruksi Gaza. Sejumlah negara disebut bergabung, termasuk Indonesia.

Sejak awal, inisiatif tersebut dinilai kental dengan kepentingan Amerika Serikat. Rancangan Board of Peace disebut disusun secara sepihak tanpa konsultasi dengan pihak yang menjadi sasaran utama, yakni Palestina. Bahkan, tidak satu pun perwakilan Palestina dilibatkan dalam dewan tersebut. Selain itu, inisiatif ini dinilai tidak memiliki mandat hukum internasional yang jelas dan berpotensi melemahkan peran lembaga multilateral resmi seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sehingga rawan menghasilkan keputusan yang tidak transparan dan cenderung mengikuti kepentingan Washington.

Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Wahid menyampaikan lima sikap tegas terkait inisiatif Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sikap tersebut menegaskan penolakan terhadap inisiatif yang dinilai tidak sejalan dengan perjuangan kemerdekaan Palestina dan amanat konstitusi Indonesia.

“Pertama, menolak Board of Peace yang digagas oleh Presiden Donald Trump karena hal itu nyata-nyata bukan jalan menuju kemerdekaan bangsa Palestina dan merupakan upaya dominasi politik imperial dengan bungkus perdamaian,” kata Alissa, Senin (2/2).

Selain penolakan, Alissa juga mendesak pemerintah Indonesia untuk menarik diri dari keterlibatan dalam inisiatif tersebut. Ia menilai partisipasi Indonesia bertentangan dengan prinsip dasar konstitusi dalam menjalankan peran internasional.

“Kedua, mendesak Pemerintah Indonesia untuk menarik diri dari keterlibatan dalam Board of Peace karena bertentangan dengan amanat konstitusi untuk melaksanakan keterlibtan dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Alissa meminta pemerintah memaksimalkan jalur multilateral yang dinilai lebih sah dan berpihak pada rakyat Palestina, khususnya melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Ketiga, meminta kepada pemerintah Indonesia untuk memaksimalkan mekanisme PBB yang lebih transparan, akuntabel dan berpihak kepada rakyat Palestina melalui Dewan HAM PBB atau mekanisme hukum internasional lainnya,” katanya.

Di tingkat domestik, ia mendorong peran aktif masyarakat sipil untuk terus mengawal kebijakan negara agar tetap berada dalam koridor konstitusi.

“Keempat, mendorong kelompok-kelompok masyarakat sipil untuk selalu mengontrol dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan amanah konstitusi agar tercapai kemaslahatan bangsa,” katanya.

Alissa juga menyerukan dukungan berkelanjutan dari seluruh rakyat Indonesia terhadap perjuangan Palestina dan penolakan terhadap kekerasan yang terjadi.

“Kelima, menyerukan kepada seluruh warga Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina dan melawan genosida yang dilakukan Israel,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain